SportsZam – Mantan kiper Metz, Alexandre Oukidja, baru-baru ini membongkar sisi lain dari bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, yang mungkin belum banyak diketahui publik. Dalam sebuah wawancara eksklusif, Oukidja mengungkapkan bahwa Mbappe memiliki kebiasaan buruk menghina ibu pemain lawan saat berada di lapangan.
Perseteruan antara Oukidja dan Mbappe terjadi saat keduanya masih berkiprah di Ligue 1. Oukidja membela Metz, sementara Mbappe menjadi andalan Paris Saint-Germain (PSG). Momen panas terjadi pada tahun 2021, saat Metz berhadapan dengan PSG.

Oukidja, yang kini bermain untuk klub Serbia IMT, masih mengingat jelas bagaimana Mbappe memprovokasinya. Ia mengungkapkan bahwa Mbappe tak hanya menghina dirinya dan ibunya, tetapi juga mencoba mencetak gol saat pertandingan dihentikan sementara karena ada pemain yang cedera.
"Awalnya saya tidak mengenalnya, tapi sekarang saya tahu seperti apa dia. Jika kami kalah 1, 2, atau 3-0, dia akan menolong Anda dan berkata ‘Maaf, saya minta maaf’," ujar Oukidja dalam wawancara dengan streamer Prancis, Flodas, seperti dilansir dari sportszam.com.
"Namun, begitu dia merasa dilanggar, ketika dia tidak bermain bagus, atau saat PSG kalah, dia mulai menghina ibu Anda. Dia menyuruh Anda untuk ‘tidur dengan ibumu sana’," imbuh kiper asal Aljazair tersebut.
Kronologi Perseteruan Oukidja dan Mbappe
Berikut adalah kronologi perseteruan antara Alexandre Oukidja dan Kylian Mbappe, berdasarkan pengakuan Oukidja:
- 2021: Metz vs PSG – Mbappe merayakan gol kemenangan di depan wajah Oukidja.
- Insiden: Mbappe menghina Oukidja dan ibunya, serta mencoba mencetak gol saat pertandingan dihentikan sementara.
- Reaksi Oukidja: Marah dan nyaris kehilangan kendali, namun berhasil menahan diri agar tidak mendapat kartu merah.
- Pasca Insiden: Oukidja selalu merasa emosi setiap kali Metz bertemu PSG.
Perbandingan Karir Oukidja dan Mbappe
Berikut adalah tabel perbandingan karir Alexandre Oukidja dan Kylian Mbappe:
| Pemain | Posisi | Klub Saat Insiden | Klub Terkini |
|---|---|---|---|
| Alexandre Oukidja | Kiper | Metz | IMT |
| Kylian Mbappe | Penyerang | PSG | Real Madrid |
Oukidja mengakui bahwa dirinya adalah tipe orang yang mudah terpancing emosi. Ia mengatakan bahwa hinaan terhadap ibunya adalah hal yang sangat sensitif baginya.
"Jangan mengatakan hal seperti itu [hinaan kepada ibu] ke saya. Saya orang yang mudah marah, saya akan menyerang kalau kamu memancing emosi. Saya kehilangan kendali tanpa berpikir. Tidak ada lagi pertandingan, rasanya seperti mengganti stadion dengan ring tinju," ungkap Oukidja.
Duel antara Oukidja dan Mbappe sudah tidak terjadi lagi setelah Mbappe pindah ke Real Madrid pada tahun 2024. Oukidja sendiri bertahan di Metz hingga akhirnya pindah ke IMT pada tahun 2025.





