SportsZam – Dunia sepak bola dikejutkan oleh ramalan kontroversial dari mantan penyerang Timnas Inggris, Chris Sutton. Dalam prediksinya untuk babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sutton secara berani menjagokan Jepang untuk menyingkirkan Brasil, salah satu kandidat kuat juara, demi melaju ke babak 16 besar. Pertarungan sengit antara Selecao dan Samurai Biru ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026 dini hari WIB. Secara teoretis, tim Samba jelas diunggulkan dengan skuad bertabur bintang dan rekam jejak mentereng di panggung global. Namun, Sutton justru melihat celah bagi Jepang untuk menciptakan kejutan besar.
Ramalan Berani dari Eks Striker Inggris

Firasat Kuat dan Kuda Hitam Pilihan
Sutton mengungkapkan keyakinannya yang mendalam bahwa Jepang mampu mengulang sejarah dengan menaklukkan Brasil. Ia merujuk pada kemenangan bersejarah Samurai Biru atas Selecao dalam laga uji coba di Tokyo pada Oktober tahun lalu, yang menandai kemenangan pertama Jepang atas raksasa Amerika Selatan itu.
"Saya meliput pertandingan tersebut untuk Radio 5 Live dan saya sudah memiliki firasat kuat akan adanya kejutan. Bahkan, bagi saya dan rekan komentator, Ali Bruce-Ball, hasil itu bukanlah hal yang mengejutkan," tutur Sutton, sebagaimana dikutip dari BBC.
Sutton menambahkan bahwa Bruce-Ball sejak awal telah menunjuk Jepang sebagai ‘kuda hitam’ yang patut diwaspadai di Piala Dunia 2026. Oleh karena itu, Sutton merasa wajib untuk mendukung prediksi rekannya tersebut. "Jepang adalah tim kuda hitam pilihannya di turnamen ini. Rasanya tidak adil jika saya tidak ikut mendukung prediksinya untuk duel krusial ini," imbuhnya.
Kelemahan Brasil yang Bisa Dimanfaatkan Jepang
Meskipun demikian, Sutton tidak menampik bahwa Brasil tetap menjadi kandidat serius untuk mengangkat trofi Piala Dunia, terutama dengan kehadiran pelatih sekaliber Carlo Ancelotti.
"Apa pun hasil akhirnya, pertandingan ini pasti akan sangat menarik untuk disaksikan. Brasil berpotensi besar menjadi juara dunia, dan jika itu terjadi, salah satu faktor kuncinya adalah kejeniusan pelatih mereka, Carlo Ancelotti," jelasnya.
Ancelotti dikenal sebagai arsitek tim yang ulung dalam mengorganisasi strategi. Namun, Sutton menyoroti satu kelemahan krusial pada skuad Tim Samba: lini tengah. "Saya memiliki kekhawatiran serius terhadap lini tengah Brasil. Saya rasa mereka kurang memiliki energi yang memadai untuk menandingi dan mengatasi kecepatan serangan balik Jepang," ungkap Sutton.
Menurutnya, transisi cepat dan disiplin taktis yang menjadi ciri khas permainan Jepang bisa menjadi faktor penentu dalam pertarungan sengit ini. Pertanyaannya kini, akankah ramalan berani Sutton ini benar-benar terwujud di lapangan hijau?






































