Pires Ingatkan: Jangan Lupakan Jasa Deschamps!

Santoso

Santoso

Pires Ingatkan: Jangan Lupakan Jasa Deschamps!

SportsZam – Zinedine Zidane tengah menjadi buah bibir di jagat sepak bola Prancis. Debut manisnya sebagai nahkoda Les Bleus yang tak terkalahkan dalam empat laga perdana—dengan torehan tiga kemenangan dan satu hasil imbang—membuat publik terpukau. Namun, di tengah euforia "Era Zidane" yang mulai menggema di Stade de France, legenda Prancis Robert Pires melontarkan sebuah pengingat penting bagi para penggemar.

Antara Pesona Zidane dan Fondasi Deschamps

Pires Ingatkan: Jangan Lupakan Jasa Deschamps!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pires menilai bahwa meskipun gaya permainan Zidane yang atraktif sangat menghibur, publik tidak boleh menutup mata terhadap fondasi kokoh yang telah dibangun oleh Didier Deschamps. Menurutnya, keberhasilan Prancis menjadi kekuatan elit dunia saat ini adalah buah dari kerja keras panjang di bawah komando Deschamps.

"Kita semua tahu Zidane adalah salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Ia telah membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih lewat trofi-trofi di Real Madrid," ujar Pires dalam sebuah kesempatan di Metz. "Namun, jangan sampai kita melupakan apa yang telah dicapai Didier selama bertahun-tahun. Ini adalah babak baru, tapi fondasinya sudah ada."

Warisan Emas Didier Deschamps

Pires menekankan bahwa transisi kepemimpinan ini merupakan kelanjutan dari sebuah perjalanan panjang. Deschamps bukan sekadar pelatih; ia adalah arsitek yang membawa Prancis kembali ke puncak kejayaan setelah masa-masa sulit pasca kegagalan di Piala Dunia 2010.

Berikut adalah ringkasan pencapaian luar biasa Didier Deschamps selama menukangi Timnas Prancis:

Kompetisi / Pencapaian Hasil di Bawah Deschamps
Juara Piala Dunia 2018
Runner-up Piala Dunia 2022
Juara UEFA Nations League 2021
Posisi Piala Dunia 2026 Peringkat Keempat
Masa Jabatan 2012 – Juli 2026

Estafet Generasi Juara 1998

Lebih lanjut, Pires menyoroti fenomena menarik di mana kursi kepelatihan Prancis selalu diisi oleh para alumni juara Piala Dunia 1998. Baik itu era Laurent Blanc, Didier Deschamps, hingga kini Zinedine Zidane, DNA juara tersebut menjadi faktor kunci stabilitas tim nasional.

"Intinya, entah itu Zizou, Didier, atau Lolo (Laurent Blanc), melihat alumni 1998 memimpin Prancis selalu membuat kami bangga," tambah Pires.

Zidane sendiri resmi memegang tongkat estafet kepemimpinan sejak Juli 2026 dengan kontrak jangka panjang yang direncanakan hingga Piala Dunia 2030. Tantangan besar kini menanti sang maestro untuk mempertahankan standar tinggi yang telah ditetapkan oleh pendahulunya.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar