SportsZam – Dominasi Inggris di kancah sepak bola Eropa semakin nyata! Fase gugur UEFA Champions League 2025/2026 telah memasuki babak 16 besar, dan Premier League menunjukkan kekuatan mencolok dengan mengirimkan enam wakilnya. Dari 36 tim yang memulai perjalanan di fase liga, kini hanya tersisa 16 tim terbaik dari delapan negara, dan Inggris memegang kendali signifikan.
Keberhasilan enam klub Inggris melaju ke babak knockout ini berarti mereka menguasai sekitar 37,5% dari total peserta, lebih dari sepertiga! Arsenal, Liverpool, Manchester City, Chelsea, Newcastle United, dan Tottenham Hotspur siap bertarung memperebutkan trofi paling bergengsi di Eropa. Bahkan, secara komposisi undian, Inggris hampir mendominasi separuh bracket.

Spanyol menyusul di belakang Inggris dengan tiga wakil yang tak kalah kuat: Barcelona, Real Madrid, dan Atlético Madrid. Jerman juga mengirimkan dua wakilnya, Bayern Munich dan Bayer Leverkusen, yang siap memberikan perlawanan sengit.
Lima negara lain masing-masing memiliki satu wakil yang akan berjuang mati-matian: Atalanta (Italia), Paris Saint-Germain (Prancis), Sporting CP (Portugal), Galatasaray (Turki), dan Bodø/Glimt (Norwegia). Sayangnya, beberapa negara seperti Belanda dan Belgia harus rela tidak memiliki wakil di babak 16 besar.
Berikut adalah tabel distribusi negara dan klub yang berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Champions 2025/2026:
Distribusi Negara di Babak 16 Besar Liga Champions 2025/2026
| Negara | Klub | Jumlah |
|---|---|---|
| Inggris | Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Newcastle, Tottenham | 6 |
| Spanyol | Barcelona, Real Madrid, Atlético Madrid | 3 |
| Jerman | Bayern Munich, Bayer Leverkusen | 2 |
| Italia | Atalanta | 1 |
| Prancis | Paris Saint-Germain | 1 |
| Portugal | Sporting CP | 1 |
| Turki | Galatasaray | 1 |
| Norwegia | Bodø/Glimt | 1 |
Dominasi Inggris: Pertanda Baik atau Sekadar Angka?
SportsZam – Dominasi Inggris di babak 16 besar ini menjadi sorotan utama. Dengan jumlah wakil terbanyak, peluang Premier League untuk kembali merajai Eropa terbuka lebar. Namun, pertanyaan besarnya adalah: apakah kuantitas ini akan berujung pada kualitas dan menghasilkan trofi Liga Champions? Hanya waktu yang akan menjawabnya. Para penggemar sepak bola di seluruh dunia tentu akan menantikan dengan antusias bagaimana para wakil Inggris ini akan berjuang di babak gugur.





