SportsZam – Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, secara terang-terangan mengungkapkan harapannya agar megabintang Argentina, Lionel Messi, terus merumput di lapangan hijau. Pujian setinggi langit dilontarkan De la Fuente, yang menyebut La Pulga sebagai fenomena langka, mirip dengan rival abadinya, Cristiano Ronaldo. Harapan ini muncul menjelang duel panas Finalissima 2026 yang akan mempertemukan Spanyol dengan Argentina.
De la Fuente tidak sungkan melayangkan sanjungan kepada Messi. Ia melihat kapten Albiceleste itu sebagai pemain yang memiliki kemampuan luar biasa untuk menciptakan perbedaan di setiap pertandingan, di mana pun ia bermain.

Kagum pada Keajaiban Messi dan Ronaldo
"Messi adalah salah satu pemain yang seharusnya jangan pensiun. Seperti halnya Cristiano Ronaldo. Mereka fantastis," ujar De la Fuente, seperti dikutip dari Sport. Pandangan ini bukan tanpa alasan. Baik Messi maupun Ronaldo telah mendefinisikan era sepak bola modern dengan konsistensi dan kejeniusan mereka. Keduanya adalah arsitek gol, pencetak rekor, dan magnet bagi jutaan pasang mata di seluruh dunia.
Pelatih berusia 62 tahun itu sangat mengagumi sosok Messi, yang dianggapnya memiliki bakat langka yang sulit ditemukan. Kemampuan La Pulga untuk mengubah jalannya pertandingan dengan satu sentuhan atau operan magis adalah sesuatu yang selalu dinantikan.
Antisipasi Duel Finalissima dan Piala Dunia 2026
Finalissima 2026, yang dijadwalkan pada 28 Maret 2026, akan menjadi panggung bagi pertemuan juara Euro (Spanyol) dan juara Copa America (Argentina). Spanyol berstatus sebagai juara Eropa, sementara Argentina adalah penguasa Amerika Selatan. Ini berarti De la Fuente akan berhadapan langsung dengan Messi, sebuah prospek yang tampaknya sangat dinantikannya.
Meskipun Messi akan berusia 38 tahun saat Piala Dunia 2026 digelar, De la Fuente tetap yakin bahwa sentuhan magisnya belum pudar. Ia percaya Messi masih akan mampu menjadi pembeda krusial, baik di Finalissima maupun di turnamen akbar empat tahunan tersebut, yang santer disebut-sebut sebagai Piala Dunia terakhir bagi sang ikon.
Jejak Gemilang La Pulga yang Tak Terbantahkan
Sejak debutnya pada tahun 2005, Messi telah mencatatkan 196 penampilan untuk Argentina, menorehkan 115 gol. Koleksi trofinya bersama Tim Tango pun tak kalah mentereng: Piala Dunia 2022, dua gelar Copa America, dan satu gelar Finalissima. Prestasi ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu yang terbaik sepanjang masa.
"Apa pun performa Messi di Finalissima atau di Piala Dunia, dia adalah salah satu pemain yang dapat membuat perbedaan dengan satu detail kecil," tambah De la Fuente. "Oleh karena itu, saya sangat menghormati dan mengagumi karier Leo dan apa yang masih akan dia raih."
Harapan De la Fuente mencerminkan kerinduan banyak penggemar sepak bola global untuk terus menyaksikan kehebatan Messi. Di tengah spekulasi tentang masa depannya, satu hal yang pasti: warisan dan pengaruh La Pulga akan terus abadi dalam sejarah olahraga, terlepas dari kapan ia memutuskan untuk gantung sepatu.





