<a>SportsZam – Drama terjadi di Allianz Stadium saat Juventus harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Rennes dengan skor 2-2 dalam lanjutan Liga Europa musim 2026/2027, Kamis (22/10/2026) malam WIB. Meski gagal mengamankan tiga poin penuh, performa juang skuad besutan Luciano Spalletti menjadi sorotan utama dalam laga sengit ini.
Duel Sengit di Allianz Stadium

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Juventus sebenarnya langsung mengambil inisiatif serangan dan berhasil memecah kebuntuan di menit awal. Zeki Celik sukses menyarangkan bola ke gawang Rennes pada menit kelima, membuat publik Turin bersorak kegirangan.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Rennes menunjukkan kelasnya dengan membalikkan keadaan secara dramatis. Musa Al-Taamari menyamakan kedudukan pada menit ke-15, sebelum akhirnya Boulaye Dia mengeksekusi penalti pada menit ke-43 yang membuat posisi Bianconeri berbalik tertinggal.
Juventus yang sempat terpuruk akhirnya berhasil menyelamatkan diri dari kekalahan lewat titik putih. Nick Woltemade menjadi pahlawan di menit ke-67 dengan mengonversi penalti menjadi gol, memastikan skor berakhir imbang.
Statistik Pertandingan Juventus vs Rennes
| Keterangan | Detail Pertandingan |
|---|---|
| Skor Akhir | 2 – 2 |
| Pencetak Gol Juventus | Zeki Celik (5′), Nick Woltemade (67′ P) |
| Pencetak Gol Rennes | Musa Al-Taamari (15′), Boulaye Dia (43′ P) |
| Lokasi | Allianz Stadium, Turin |
| Kompetisi | Liga Europa 2026/2027 |
| Posisi Juventus | Peringkat 7 (7 Poin) |
Pujian Spalletti untuk Karakter Pemain
Pasca laga, Luciano Spalletti tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap karakter yang ditunjukkan oleh anak asuhnya. Meski secara taktik ada catatan yang harus dievaluasi, ia sangat mengapresiasi ketangguhan mental para pemainnya.
"Saya sangat puas dengan sikap yang mereka tunjukkan malam ini. Bangkit dari posisi tertinggal dalam tekanan seperti itu bukanlah perkara mudah," ungkap Spalletti sebagaimana dilansir dari situs resmi UEFA.
Spalletti mengakui bahwa ada celah dalam antisipasi pertahanan yang menyebabkan gol lawan, namun ia menekankan bahwa kegigihan pemain adalah kunci Juventus tidak pulang dengan tangan hampa.
"Momen-momen sulit tersebut bisa saja menghancurkan mental kami, tetapi para pemain tetap tenang, terus mengambil keputusan, dan mencari solusi di lapangan. Kerja keras mereka akhirnya membuahkan hasil," tambah pelatih asal Italia tersebut.
Dengan hasil ini, Juventus mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan yang telah dijalani dan saat ini bertengger di peringkat ketujuh klasemen sementara. Perjalanan Bianconeri di kompetisi Eropa masih panjang, dan mentalitas pantang menyerah ini diharapkan menjadi modal penting di laga-laga mendatang.






































