SportsZam – Liverpool kembali menunjukkan inkonsistensi performa di kancah domestik. Setelah tampil perkasa di Liga Champions dengan membantai Galatasaray, The Reds justru takluk di tangan Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Premier League. Kekalahan ini memunculkan kembali pertanyaan: Apakah Liverpool terkena "kutukan" Liga Champions?
Kekalahan 1-2 di Amex Stadium, markas Brighton, menambah panjang daftar hasil buruk Liverpool setelah berlaga di kompetisi Eropa. Dari 10 pertandingan Premier League yang dimainkan usai pertandingan Liga Champions, Liverpool menelan lima kekalahan, empat kemenangan, dan satu hasil imbang. Sebuah catatan yang tentu saja mengkhawatirkan bagi para penggemar The Reds.

Gerrard: Skuad Liverpool Kurang Dalam!
Legenda Liverpool, Steven Gerrard, angkat bicara mengenai performa labil mantan klubnya. Menurutnya, kedalaman skuad yang kurang memadai menjadi salah satu faktor utama penyebab inkonsistensi Liverpool.
"Kita sudah melihatnya beberapa kali musim ini di mana mereka berusaha keras, tampil bagus banget di Liga Champions," ujar Gerrard kepada TNT Sports. "Dan semua emosi serta energi dan intensitas yang harus Anda kerahkan di laga-laga itu untuk menang atau dapat hasil, itu berdampak besar ke mereka di akhir pekan."
Gerrard menambahkan bahwa pelatih Arne Slot tidak memiliki cukup opsi di bangku cadangan untuk melakukan rotasi yang efektif. Hal ini memaksa Slot untuk menurunkan pemain yang sama secara terus-menerus, yang pada akhirnya berdampak pada performa tim di Premier League.
"Dia (Slot) harus memasang banyak pemain yang sama hari ini, dia melakukan dua perubahan yang terpaksa. Tapi manajer ingin mempertahankan perubahan tersebut, dibandingkan melakukan perubahan untuk energi dan itu jadi bumerang hari ini," kata Gerrard.
Statistik Liverpool Setelah Liga Champions:
Berikut adalah statistik Liverpool dalam 10 pertandingan Premier League setelah bermain di Liga Champions:
| Pertandingan | Hasil |
|---|---|
| Liverpool vs. (Lawannya) | Menang/Kalah/Imbang |
| Liverpool vs. (Lawannya) | Menang/Kalah/Imbang |
| Liverpool vs. (Lawannya) | Menang/Kalah/Imbang |
| Liverpool vs. (Lawannya) | Menang/Kalah/Imbang |
| Liverpool vs. (Lawannya) | Menang/Kalah/Imbang |
| Liverpool vs. (Lawannya) | Menang/Kalah/Imbang |
| Liverpool vs. (Lawannya) | Menang/Kalah/Imbang |
| Liverpool vs. (Lawannya) | Menang/Kalah/Imbang |
| Liverpool vs. (Lawannya) | Menang/Kalah/Imbang |
| Liverpool vs. (Lawannya) | Menang/Kalah/Imbang |
Catatan: Data pertandingan dan hasil di atas hanya contoh dan perlu diisi dengan data yang akurat.
Liverpool harus segera menemukan solusi untuk mengatasi masalah inkonsistensi ini jika ingin bersaing di papan atas Premier League dan melangkah jauh di Liga Champions. Rotasi pemain yang tepat dan strategi yang efektif menjadi kunci untuk mengatasi "kutukan" Liga Champions yang menghantui The Reds.





