SportsZam – Kiper Arsenal, Kepa Arrizabalaga, menjadi sorotan tajam usai kekalahan 0-2 The Gunners dari Manchester City di Final Carabao Cup, Minggu (22/3/2026). Blunder demi blunder yang dilakukannya memicu pertanyaan, apakah Mikel Arteta menyesal telah memainkannya?
Kepa memang tampil di bawah performa terbaiknya. Di babak pertama, ia hampir kehilangan bola di area berbahaya usai ditekan Jeremy Doku, yang berujung pelanggaran dan kartu kuning. Puncaknya terjadi di menit ke-60, saat ia gagal mengamankan umpan silang Rayan Cherki, yang dimanfaatkan Nico O’Reilly untuk membuka keunggulan City. Empat menit berselang, O’Reilly kembali mencetak gol, kali ini lewat sundulan jarak dekat yang gagal diantisipasi Kepa.

Performa buruk ini menambah catatan kelam Kepa di final Carabao Cup. Sebelumnya, ia juga tampil mengecewakan dalam dua final bersama Chelsea, yang berujung kekalahan.
Meski demikian, Mikel Arteta tetap membela sang kiper. Ia menegaskan bahwa Kepa adalah pilihan utama di kompetisi ini dan layak mendapatkan kesempatan bermain di final.
"Saya akan melakukannya lagi (merotasi kiper). Dia pantas bermain di laga ini dan sudah tampil luar biasa. Blunder itu adalah bagian dari sepakbola dan siapa pun bisa melakukannya," ujar Arteta kepada BBC Sport.
"Faktanya dia memang bermain terus di kompetisi ini dan membantu kami sampai ke final. Tidak adil jika saya memilih lainnya."
Berikut rekap performa Kepa Arrizabalaga di Final Carabao Cup:
| Pertandingan | Klub | Hasil | Catatan the way to success.





