SportsZam – Barcelona, tim yang musim lalu mengukir dominasi luar biasa di kancah sepak bola Spanyol, kini berada di bawah pengawasan ketat pelatih Hansi Flick. Mantan arsitek Bayern Munich itu secara terbuka mengisyaratkan bahwa meskipun timnya menunjukkan peningkatan, level performa mereka belum mencapai puncak kegemilangan seperti musim sebelumnya. Pernyataan ini tentu menarik perhatian, mengingat ekspektasi tinggi yang menyertai Blaugrana setelah musim yang begitu impresif.
Kilas Balik Dominasi Musim Lalu

Musim lalu, Barcelona benar-benar tampil menggila di bawah asuhan pelatih sebelumnya. Mereka berhasil menyabet tiga trofi bergengsi: LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Tak hanya itu, perjalanan mereka di Liga Champions juga patut diacungi jempol, mencapai babak semifinal untuk pertama kalinya dalam enam musim terakhir. Gaya permainan atraktif yang diperagakan Lamine Yamal dkk berhasil membuahkan 174 gol dari 60 pertandingan di semua kompetisi. Statistik menunjukkan kekuatan mereka dengan 44 kemenangan, 7 hasil imbang, dan hanya 9 kekalahan sepanjang musim. Sebuah catatan yang sulit ditandingi.
Tantangan dan Statistik Musim Ini
Memasuki musim ini di bawah komando Hansi Flick, performa Barcelona memang belum se-konsisten musim lalu. Dalam total 23 pertandingan di semua ajang, mereka telah mencetak 63 gol dan kemasukan 31 gol. Angka kekalahan menjadi sorotan utama, dengan empat kekalahan sudah diderita, hampir separuh dari total kekalahan musim lalu. Sementara itu, mereka mengantongi 17 kemenangan. Perbandingan ini jelas menunjukkan adanya tantangan yang harus dihadapi Flick dan pasukannya.
Untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai perbandingan performa, berikut adalah ringkasan statistik kunci antara musim lalu dan musim ini:
| Statistik | Musim Lalu (60 Laga) | Musim Ini (23 Laga) |
|---|---|---|
| Kemenangan | 44 | 17 |
| Kekalahan | 9 | 4 |
| Gol Dicetak | 174 | 63 |
Analisis Flick: Badai Cedera dan Peningkatan Bertahap
Hansi Flick tidak menampik adanya fluktuasi performa. Ia menyoroti badai cedera yang menghantam skuadnya di awal musim sebagai salah satu faktor utama yang memengaruhi konsistensi tim. Namun, Flick menegaskan bahwa level permainan Barcelona secara perlahan tapi pasti telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
"Ketika Anda melihat pada periode-periode di mana kami mengalami kesulitan selama lebih dari dua bulan terakhir karena cedera dan kondisi pemain sebagai level, kami sudah meningkat selama lebih dari empat pekan terakhir," ungkap Flick, seperti dikutip dari Managing Barca. Ia menambahkan, kembalinya para pemain kunci dari cedera dan performa mereka yang kembali di level tinggi telah meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan.
Filosofi Peningkatan Berkelanjutan
Mantan pelatih Timnas Jerman itu menekankan bahwa perjalanan Barcelona masih panjang. Fokus utama adalah pada peningkatan berkelanjutan di setiap aspek permainan. "Ini kan tentang peningkatan, dan kami berbicara kepada para pemain setelah setiap pertandingan tentang apa yang bisa kami tingkatkan," jelas Flick. Ia percaya bahwa tim masih memiliki banyak ruang untuk berkembang dan belum mencapai potensi maksimalnya.
"Kami toh belum sampai akhir, kami masih ada di tengah-tengah musim dan saya percaya kami masih bisa membuat semuanya jadi lebih baik. Ini adalah cara kami, kami harus bertahan sampai akhir," pungkasnya, menyiratkan tekad kuat untuk terus berjuang dan beradaptasi hingga akhir musim demi mencapai target-target klub.
Misi Pertahankan Gelar Copa del Rey
Ujian berikutnya bagi Barcelona akan datang di ajang Copa del Rey. Mereka akan memulai upaya mempertahankan gelar saat bertandang ke markas Guadalajara dalam babak 32 besar pada Rabu (17/12) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan krusial bagi Blaugrana untuk menunjukkan konsistensi dan membuktikan bahwa mereka memang berada di jalur yang benar menuju performa puncak yang diharapkan para penggemar dan manajemen klub.





