SportsZam – Dunia Wushu Asia bergetar menyaksikan drama poin yang mendebarkan! Eugenia Diva Widodo, srikandi kebanggaan Indonesia, berhasil menorehkan tinta emas sejarah dengan perolehan medali perunggu di nomor Taolu Changquan putri pada gelaran akbar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Penampilannya yang memukau pada Senin, 21 September 2026, di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, menjadi sorotan utama, menandai sebuah pencapaian signifikan bagi kontingen Merah Putih.
Momen Penuh Ketegangan di Matras

Eugenia Diva menunjukkan performa luar biasa, mengakhiri persaingan ketat di posisi ketiga dengan torehan skor 9,706. Hasil ini menempatkannya di bawah dua atlet tangguh lainnya, Sou Cho Man dari Makau yang meraih perak, dan Lydia Sham Hui-yu dari Hong Kong yang berhasil menyabet medali emas.
Selisih poin antara ketiga peraih medali ini sungguh tipis, hanya berjarak tujuh angka dalam rentang 9,7 poin, menunjukkan betapa sengitnya persaingan di puncak. Lydia Sham unggul tipis dengan 9,713, diikuti Sou Cho Man dengan 9,710. Keakuratan dan kesempurnaan gerakan menjadi penentu utama dalam kompetisi berkelas ini.
Berikut adalah rincian perolehan medali di nomor Taolu Changquan Putri:
| Peringkat | Atlet | Negara | Skor | Medali |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Lydia Sham Hui-yu | Hong Kong | 9,713 | Emas |
| 2 | Sou Cho Man | Makau | 9,710 | Perak |
| 3 | Eugenia Diva Widodo | Indonesia | 9,706 | Perunggu |
Penantian Terbayar, Sejarah Terukir
Medali perunggu ini bukan sekadar tambahan koleksi, melainkan sebuah penantian panjang yang terbayar lunas bagi Eugenia Diva. Ini adalah medali pertamanya di ajang Asian Games, sebuah pencapaian yang jauh melampaui hasil sebelumnya di Asian Games Hangzhou 2023, di mana ia hanya mampu menempati peringkat keenam pada nomor yang sama. Perjalanan panjang, dedikasi, dan latihan keras Eugenia akhirnya membuahkan hasil manis yang membanggakan.
Kontingen Merah Putih Terus Berjaya
Bagi kontingen Merah Putih, raihan medali dari Eugenia Diva menambah pundi-pundi medali Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ini melanjutkan tren positif setelah sehari sebelumnya, pewushu putra Seraf Naro Siregar juga berhasil menyumbangkan medali perunggu dari nomor changquan putra. Momentum positif ini diharapkan dapat terus memacu semangat atlet Indonesia lainnya untuk meraih prestasi terbaik di berbagai cabang olahraga. Keberhasilan Eugenia Diva adalah bukti nyata bahwa kerja keras dan semangat pantang menyerah akan selalu membuahkan hasil. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda wushu Indonesia untuk terus berjuang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.






































