SportsZam – Real Madrid harus menelan pil pahit kekalahan dalam Derby Madrid kontra Atletico Madrid di ajang Liga Spanyol. Laga yang berlangsung pada Minggu, 20 September 2026, di Stadion Metropolitano itu berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan Los Colchoneros. Namun, hasil tersebut bukan satu-satunya sorotan utama. Kubu Los Blancos menyuarakan protes keras, menuding kepemimpinan wasit Ortiz Arias sebagai biang kerok di balik kekalahan mereka, yang dinilai berat sebelah dan penuh kontroversi.
Hasil Derby Penuh Drama dan Kontroversi

Pertandingan derby yang selalu dinanti ini menyajikan tensi tinggi sejak awal. Atletico Madrid berhasil unggul dua gol lebih dulu melalui eksekusi penalti Alejandro Grimaldo dan gol Jonathan David. Real Madrid hanya mampu membalas satu gol lewat Antonio Rüdiger, yang sayangnya tidak cukup untuk menghindarkan mereka dari kekalahan.
Insiden Kartu Merah dan Pelanggaran yang Diabaikan
Drama di lapangan tidak hanya terbatas pada gol-gol yang tercipta. Wasit Ortiz Arias menjadi pusat perhatian karena beberapa keputusan kontroversialnya. Dua pemain Atletico Madrid, Cristian Romero dan Lee Kang-in, disebut-sebut luput dari hukuman kartu merah meskipun melakukan pelanggaran keras yang berpotensi membahayakan lawan.
Romero terhindar dari sanksi setelah terlihat menginjak lutut Jude Bellingham. Begitu pula dengan Lee Kang-in yang lolos dari kartu setelah menginjak pergelangan kaki kiri Federico Valverde. Kedua insiden ini, menurut kubu Real Madrid, seharusnya berujung pada kartu merah, namun diabaikan oleh wasit.
Situasi berbalik ketika bek Real Madrid, Dean Huijsen, justru diusir dari lapangan. Huijsen awalnya hanya diganjar kartu kuning atas pelanggarannya terhadap Giuliano Simeone di kotak penalti. Namun, setelah tinjauan dari Video Assistant Referee (VAR), keputusan itu diubah menjadi kartu merah, meninggalkan Real Madrid bermain dengan sepuluh pemain.
Real Madrid Bersuara Keras: Kritik Tajam untuk Wasit
Pasca kekalahan yang menyakitkan ini, Real Madrid tidak tinggal diam. Klub raksasa Spanyol itu merilis pernyataan resmi yang mengungkapkan kekecewaan mendalam atas kinerja wasit Ortiz Arias, yang dinilai berdampak langsung pada hasil pertandingan.
"Real Madrid kalah di Metropolitano dalam derby yang diwarnai oleh buruknya kinerja wasit Ortiz Arias, yang gagal mengusir Cuti Romero di babak pertama karena menginjak lutut Bellingham (meskipun telah meninjau kejadian tersebut melalui monitor) dan Kang-In Lee karena menginjak pergelangan kaki kiri Valverde," demikian bunyi sebagian pernyataan resmi dari Real Madrid. Mereka menambahkan, "Kedua keputusan tersebut membentuk jalannya pertandingan, yang akhirnya dimenangkan Atletico di babak kedua."
Mourinho Ikut Angkat Bicara
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, turut melontarkan kritik pedas terhadap wasit. "The Special One" secara terang-terangan menuding Ortiz Arias dan ofisial VAR tidak memiliki pengalaman yang memadai untuk memimpin laga-laga besar sekelas Derby Madrid, sebuah pertandingan yang selalu sarat emosi dan tekanan tinggi. Pernyataan Mourinho ini semakin memperkeruh suasana pasca-derby, menyoroti pentingnya kualitas pengadil lapangan dalam pertandingan krusial.






































