SportsZam – Legenda Liverpool, Jamie Carragher, melontarkan kritik pedas yang menyasar petinggi Manchester City, Ferran Soriano. Dalam pernyataan terbarunya, Carragher secara mengejutkan menyamakan gaya bicara CEO The Citizens tersebut dengan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait isu pelanggaran finansial yang menjerat klub tersebut.
Ketegangan ini memuncak setelah Soriano memberikan pembelaan atas tuduhan pelanggaran aturan keuangan yang dihadapi klubnya. Carragher menilai narasi yang dibangun oleh Soriano tidak berdasar dan cenderung manipulatif.

Kritik Tajam Carragher Terhadap Narasi Soriano
Melansir laporan dari The Telegraph, Carragher merasa skeptis dengan respons yang diberikan Ferran Soriano. Menurutnya, penggunaan istilah seperti "konspirasi" dan "fakta alternatif" yang dilontarkan Soriano sangat tidak masuk akal dalam konteks hukum olahraga.
"Ferran Soriano terdengar lebih mirip Donald Trump saat menyinggung soal ‘konspirasi’ dan melontarkan serangkaian ‘fakta alternatif’," ujar Carragher dengan nada menyindir.
Ia menambahkan bahwa pernyataan pihak manajemen City sangat keliru secara faktual. Soriano dianggap mencoba meremehkan vonis yang ada dengan menyebutnya hanya sebagai sebuah "pendapat", padahal keputusan tersebut merupakan hasil dari investigasi mendalam dan argumen hukum yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Skandal Finansial Manchester City
Kasus ini bermula dari temuan pelanggaran aturan finansial yang melibatkan Manchester City dalam rentang waktu yang cukup panjang. Berikut adalah ringkasan poin-poin utama dari kasus yang sedang hangat diperbincangkan:
| Detail Kasus | Informasi Pelanggaran |
|---|---|
| Jumlah Pelanggaran | 114 dari 115 kasus yang dituduhkan |
| Periode Pelanggaran | Tahun 2009 hingga 2023 |
| Status Keputusan | Dinyatakan bersalah oleh Komisi Independen |
| Inti Masalah | Manipulasi nilai pendapatan komersial |
Carragher juga menyoroti kecurigaan lama mengenai bagaimana Manchester City mengelola pendapatan komersial mereka. Ia merasa terkejut melihat betapa besarnya pendapatan yang diklaim City dari sumber komersial, bahkan melampaui klub raksasa seperti Real Madrid.
Meskipun Manchester City memiliki hak untuk mengajukan banding terhadap keputusan ini, Carragher menegaskan bahwa Premier League dan komisi independen telah menjalankan tugas mereka dengan sangat tegas dalam mengungkap fakta-fakta yang ada.






































