SportsZam – Skandal kasus Negreira yang melibatkan Barcelona terus menjadi sorotan utama di kancah sepak bola Spanyol. Tuduhan suap wasit yang dialamatkan kepada Blaugrana memicu perdebatan sengit. Namun, Presiden LaLiga, Javier Tebas, memberikan pandangan yang berbeda terkait kasus ini.
Tebas Bantah Narasi Suap Wasit

Tebas dengan tegas membantah narasi yang menyebutkan Barcelona membayar wasit untuk mendapatkan keuntungan di lapangan. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai dengan fakta yang ada.
"Yang jelas adalah Barcelona tidak membayar wasit, tidak seperti narasi yang dibangun," ujar Tebas, seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
Tebas juga mengecam upaya mengaitkan kasus Negreira dengan keputusan wasit yang merugikan Real Madrid. Ia menolak anggapan bahwa setiap kesalahan wasit disebabkan oleh pengaruh Negreira.
"Saya menentang mengatakan bahwa wasit disuap dan bahwa jika Vinicius tidak diberi penalti di Pamplona, itu adalah kesalahan Negreira. Itu tidak benar," tegasnya.
Proses Hukum Terus Berjalan
Tebas menekankan bahwa kasus Negreira sedang ditangani oleh sistem peradilan pidana. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada pengadilan untuk memutuskan apakah ada tindak pidana atau tidak.
"Fakta-fakta harus dinilai, dan sedang dinilai, dan sistem peradilan pidana akan memutuskan apa yang terjadi, apakah ada kejahatan atau tidak," katanya.
Kasus Negreira sendiri mencuat pada tahun 2023 dan telah ditangani oleh Kejaksaan selama lebih dari dua tahun. Namun, hingga saat ini, belum ada penyelesaian yang pasti.
Rincian Kasus Negreira
Berikut adalah rincian kasus Negreira yang melibatkan Barcelona:
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Tuduhan | Barcelona membayar Jose Maria Enriquez Negreira (mantan wakil presiden Komite Wasit) |
| Periode | 2001-2018 |
| Jumlah Pembayaran | 7,5 juta euro |
| Tujuan | Mendapatkan keuntungan dari wasit di lapangan |
| Status | Masih dalam proses penyelidikan oleh Kejaksaan |
Artikel ini diharapkan memberikan informasi yang komprehensif dan berimbang mengenai kasus Negreira, serta pandangan yang berbeda dari Presiden LaLiga, Javier Tebas.





