SportsZam – Ganda putra andalan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, menyambut antusias program aklimatisasi yang disiapkan PBSI jelang All England 2026. Persiapan matang menjadi kunci untuk meraih hasil maksimal di turnamen bergengsi ini.
Adaptasi Cuaca Jadi Perhatian Utama

Tim bulutangkis Indonesia telah bertolak ke Inggris pada Selasa (24/2) untuk menjalani aklimatisasi selama sepekan di Milton Keynes, sebelum bertanding di Birmingham. Fajar mengakui perbedaan cuaca antara Asia dan Eropa menjadi tantangan tersendiri.
"Di sana (Inggris) kan masih dingin juga, berbeda dengan Indonesia, jadi itu sangat berpengaruh bagi kondisi tubuh kami. Kami juga lebih enak karena dapat latihan dulu di sana selama beberapa hari untuk menyesuaikan kondisi di sana," ujar Fajar di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.
Strategi Khusus di Bulan Ramadan
All England 2026 kali ini bertepatan dengan bulan Ramadan. Fikri menjelaskan bahwa ia akan fleksibel dalam menjalankan ibadah puasa, demi menjaga kondisi fisik tetap prima.
"Ada beberapa hari yang puasa, ada yang tidak. Memang karena kondisinya begini ya, kami mau tidak mau harus jaga kondisi juga karena ada pertandingan di depan. Ya ke depannya mungkin bisa diganti di hari lain puasanya," kata Fikri.
Berikut adalah jadwal aklimatisasi tim Indonesia:
| Tanggal | Aktivitas | Lokasi |
|---|---|---|
| 24-28 Februari | Aklimatisasi dan latihan ringan | Milton Keynes |
| 1 Maret | Pindah ke Birmingham, adaptasi venue | Birmingham |
| 2 Maret dst | Pertandingan All England 2026 | Birmingham |
Fajar/Fikri bertekad untuk memanfaatkan waktu aklimatisasi sebaik mungkin agar dapat tampil optimal di All England 2026. Dukungan penuh dari para penggemar bulutangkis Indonesia tentu akan menjadi motivasi tambahan bagi mereka.





