SportsZam – Kiper veteran Tanjung Verde, Josimar Dias, yang lebih dikenal dengan julukan Vozinha, benar-benar tampil memukau dan mencuri perhatian dunia saat melakoni debutnya di Piala Dunia 2026. Penampilannya yang heroik di bawah mistar gawang saat menghadapi raksasa Spanyol tak hanya mengamankan hasil imbang bersejarah, tetapi juga memicu ledakan popularitas di media sosial, dengan jumlah pengikut Instagram-nya meroket tajam!
Debut Impian yang Mengukir Sejarah

Pada pertandingan perdana Piala Dunia 2026 di Mercedes-Benz Stadium, Senin (15/6/2026), Tanjung Verde, yang berstatus sebagai tim debutan, berhasil menciptakan kejutan besar dengan menahan imbang Spanyol tanpa gol, 0-0. Di balik hasil fenomenal ini, nama Vozinha menjadi sorotan utama. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu tampil luar biasa, melakukan tujuh penyelamatan krusial yang berkali-kali menggagalkan peluang emas La Furia Roja.
Penampilan gemilang Vozinha ini tidak hanya mengamankan satu poin penting bagi negaranya, tetapi juga mencatatkan rekor pribadi yang mengesankan. Ia resmi menjadi kiper tertua dalam sejarah Piala Dunia yang menjalani debut pada usia 40 tahun dan berhasil mencatatkan clean sheet. Sebuah pencapaian yang tak hanya langka, tetapi juga menunjukkan kualitas dan ketahanan seorang veteran di panggung terbesar sepak bola.
Gelombang Popularitas Digital yang Tak Terbendung
Dampak dari performa Vozinha yang luar biasa itu segera terasa di dunia maya. Sebelum pertandingan Tanjung Verde melawan Spanyol dimulai, akun Instagram pribadinya, @vozinha1, masih memiliki sekitar 42 ribu pengikut. Namun, tak sampai 24 jam setelah peluit akhir dibunyikan, angka tersebut melonjak drastis! Hingga Selasa pukul 08.50 WIB, pengikut @vozinha1 telah mencapai angka fantastis 4,5 juta.
Ketika ditunjukkan mengenai lonjakan pengikut yang masif ini setelah pertandingan, Vozinha hanya bisa tertawa terheran-heran. "Gila!" serunya, menunjukkan betapa tak terduganya dampak dari satu pertandingan yang mengubah segalanya. Ledakan popularitas ini membuktikan bahwa Piala Dunia adalah panggung di mana bintang-bintang baru bisa lahir dan legenda bisa bersinar, bahkan di usia senja karier mereka.
Jejak Karier Sang Penjaga Gawang Veteran
Perjalanan karier profesional Vozinha sendiri bukanlah hal baru. Ia memulai kiprahnya di dunia sepak bola sejak tahun 2007 dan telah malang melintang membela sepuluh klub berbeda sepanjang kariernya. Salah satu klub yang pernah diperkuat oleh Vozinha adalah AS Trencin, di mana ia sempat bermain bersama dengan beberapa pemain Tim Nasional Indonesia, termasuk Witan Sulaeman.
Loyalitas Vozinha terhadap negaranya juga tak perlu diragukan. Sejak debutnya pada tahun 2012, ia telah mengoleksi 89 caps bersama Timnas Tanjung Verde, menjadikannya salah satu pilar senior dan berpengalaman di skuad. Kini, dengan penampilan heroiknya di Piala Dunia, Vozinha tidak hanya menjadi inspirasi bagi rekan setimnya, tetapi juga bagi jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia.






































