SportsZam – Dunia sepak bola Italia baru saja menyaksikan sebuah momen yang tak hanya memukau, tetapi juga mengukir sejarah yang telah lama tertidur. Pio Esposito dan kakaknya, Sebastiano Esposito, secara gemilang menjadi starter bersama untuk Timnas Italia saat Gli Azzurri melibas Turki 4-1 dalam ajang UEFA Nations League. Peristiwa ini bukan sekadar pertandingan biasa; ini adalah penanda rekor yang telah bertahan lebih dari satu abad, sekaligus babak baru bagi dinasti sepak bola Esposito.
Momen Bersejarah Setelah Lebih dari Seabad

Pertandingan melawan Turki menjadi panggung bagi Pio dan Sebastiano untuk menorehkan nama mereka dalam buku sejarah. Keduanya tampil sejak menit pertama, sebuah pemandangan yang terakhir kali terjadi pada tahun 1915. Kala itu, Aldo dan Luigi Cevenini menjadi dua bersaudara terakhir yang memulai pertandingan bersama untuk Italia, dalam laga melawan Swiss. Kini, 109 tahun kemudian, duo Esposito mengulang dan memperbarui rekor tersebut dengan performa yang mengesankan.
Bagi Sebastiano, laga ini terasa semakin istimewa karena sekaligus menjadi debutnya bersama tim senior Italia. Sementara itu, sang adik, Pio, yang baru berusia 21 tahun, telah lebih dulu mengantongi 10 penampilan dan mencetak lima gol sebelum pertandingan ini. Bahkan, Pio turut menyumbangkan satu gol dalam kemenangan telak atas Turki, menambah kilau malam bersejarah tersebut.
"Saya ingat betul pengalaman pertama saya bersama tim senior Italia karena itu baru terjadi tahun lalu, jadi saya berusaha untuk tidak menambah tekanan di pundaknya," ujar Pio, seperti dikutip dari ESPN, mengenai perasaannya berbagi lapangan dengan sang kakak. "Saya berharap dia menikmatinya semaksimal mungkin. Sungguh luar biasa bisa berbagi pengalaman ini dengannya dan saya berharap kami bisa melakukannya berkali-kali lagi."
Dinasti Esposito: Tiga Bersaudara di Panggung Internasional
Kehadiran Sebastiano di tim senior Italia juga menambah dimensi sejarah lain bagi keluarga Esposito. Ia menjadi saudara Esposito ketiga yang memperkuat Gli Azzurri di level senior. Salvatore Esposito, kakak tertua mereka, telah lebih dulu menjalani debut pada tahun 2022 dan mencatat satu penampilan. Dengan Sebastiano menyusul jejak Pio dan Salvatore, ini adalah kali pertama dalam sejarah Timnas Italia, tiga bersaudara dari satu keluarga yang sama pernah membela tim senior, sebuah catatan yang dibagikan oleh Raisport.
Menurut laporan Sky Sports, Pio dan Sebastiano juga menjadi pasangan bersaudara keempat yang tampil dalam pertandingan yang sama untuk Italia. Mereka mengikuti jejak Giuseppe-Felice Milano, Aldo-Luigi Cevenini, serta pasangan legendaris Filippo-Simone Inzaghi. Namun, yang membuat momen ini benar-benar istimewa adalah status mereka sebagai starter, mengulang capaian Cevenini bersaudara yang mencetak seluruh gol dalam kemenangan 3-1 melawan Swiss di tahun 1915.
Malam di mana Italia mengalahkan Turki bukan hanya tentang kemenangan di lapangan, tetapi juga tentang perayaan ikatan keluarga, bakat luar biasa, dan terukirnya kembali sejarah yang telah lama menanti. Keluarga Esposito kini telah menempatkan diri mereka dalam daftar elite sepak bola Italia, menjanjikan masa depan yang cerah bagi Gli Azzurri.






































