Pelatih Iran: Kami Tim Paling Tertindas di Piala Dunia!

Santoso

Santoso

Pelatih Iran: Kami Tim Paling Tertindas di Piala Dunia!

SportsZam – Dari Inglewood, sebuah pernyataan mengejutkan dan penuh kemarahan datang dari pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei. Ia dengan tegas mengutuk perlakuan yang diterima timnya di Piala Dunia 2026, menyebut Tim Melli sebagai "tim paling tertindas" dalam gelaran akbar sepak bola ini. Keluhan ini muncul setelah serangkaian masalah administrasi dan logistik yang terus-menerus menghantui persiapan dan partisipasi mereka.

Drama Visa dan Markas Tim yang Berliku

Pelatih Iran: Kami Tim Paling Tertindas di Piala Dunia!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebelum peluit kick-off Piala Dunia dibunyikan, Iran sudah dihadapkan pada serangkaian masalah pelik terkait visa dan lokasi markas tim. Mereka awalnya dilarang masuk ke Amerika Serikat, memaksa mereka memindahkan pusat operasional ke Tijuana, Meksiko. Ironisnya, semua pertandingan Iran justru digelar di Negeri Paman Sam, menciptakan sebuah situasi logistik yang sangat tidak efisien.

Meskipun akhirnya mendapat izin masuk AS, akses mereka sangat terbatas. Tim hanya diizinkan tiba pada hari pertandingan dan diminta segera kembali ke Meksiko setelah laga kontra Selandia Baru yang baru saja usai. Pembatasan ketat ini jelas mengganggu persiapan dan pemulihan para pemain, menempatkan mereka dalam posisi yang tidak menguntungkan dibandingkan tim lain.

Pembatasan Ofisial dan Fans, Masalah Berlanjut

Situasi ini semakin diperparah dengan larangan masuk bagi sejumlah ofisial timnas dan bahkan para penggemar Iran. Masalah visa ini bahkan masih membayangi persiapan mereka untuk laga kedua melawan Belgia yang dijadwalkan Senin (22/6) dini hari WIB. Kubu Iran merasa sangat kesal dan diperlakukan tidak adil, mengklaim belum pernah ada tim yang mengalami situasi serupa sepanjang sejarah Piala Dunia. Perlakuan diskriminatif ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai semangat sportivitas dan kesetaraan dalam turnamen global.

Ghalenoei Bersuara Lantang: "Ini Aneh dan Direncanakan!"

Amir Ghalenoei tidak bisa menyembunyikan kekesalannya. Ia secara terbuka menyuarakan frustrasinya kepada media. "Kami tidak mengerti mengapa mereka memaksa kami pulang. Ini sangat aneh," ujar Ghalenoei seperti dikutip dari Sky Sports. "Rasanya seperti ada pihak lain yang merencanakan segalanya untuk kami, keputusan dibuat di tempat lain."

Pelatih berusia 59 tahun itu juga menyoroti dampak pada jadwal tim. "Kami seharusnya tiba dua malam sebelum pertandingan, namun tidak diizinkan. Kami seharusnya menginap malam ini dan kembali besok siang, tetapi saya tidak tahu alasannya," keluhnya.

Pembatasan ini juga berdampak signifikan pada staf pelatih dan dukungan teknis tim. "Dulu kami memiliki sebagian tim pelatih untuk membantu pergantian pemain, tetapi sekarang kami tidak memilikinya. Banyak orang di bidang teknis harus menangani hal itu," pungkas Ghalenoei, menunjukkan betapa rumitnya persiapan mereka di tengah tekanan yang tidak biasa ini. Kondisi ini tentu menambah beban mental dan fisik bagi skuad Tim Melli yang berjuang di panggung sepak bola terbesar dunia.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar