Italia Bangkit! Mancini Panggil Darah Muda Revolusi Azzurri!

Santoso

Santoso

Italia Bangkit! Mancini Panggil Darah Muda Revolusi Azzurri!

SportsZam – Firenze – Gemuruh harapan kembali menyelimuti kubu Timnas Italia. Pelatih Roberto Mancini, yang kembali menukangi Gli Azzurri, diyakini tengah merancang sebuah revolusi dengan mengandalkan amunisi muda. Gelandang energik, Davide Frattesi, bahkan menyatakan kesiapannya untuk menjadi jembatan adaptasi bagi para talenta belia di skuad. Ini adalah periode kedua Mancini memimpin, setelah sukses membawa Italia merengkuh trofi Piala Eropa 2020 pada masa jabatan sebelumnya (2018-2023).

Era Baru di Bawah Mancini: Misi Kebangkitan Azzurri

Italia Bangkit! Mancini Panggil Darah Muda Revolusi Azzurri!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Beban berat kini berada di pundak Mancini. Setelah periode kejayaan Euro 2020, Italia justru terpuruk dengan kegagalan lolos ke Piala Dunia tiga kali berturut-turut, sebuah noda hitam yang ingin segera dihapus dari sejarah sepak bola mereka. Ekspektasi tinggi membayangi kiprahnya kali ini, dengan harapan ia mampu mengembalikan martabat dan performa La Nazionale ke panggung tertinggi sepak bola global.

Langkah awal Mancini di periode keduanya akan dimulai di kancah UEFA Nations League Grup A. Italia tergabung dalam grup neraka bersama raksasa Eropa lainnya: Belgia, Turki, dan Prancis. Jadwal padat menanti mereka, dimulai dengan menjamu Belgia pada 26 September, disusul dua laga tandang ke Turki (29 September) dan Prancis (3 Oktober), sebelum kembali menghadapi Turki di kandang pada 6 Oktober.

Frattesi: Mentor bagi Generasi Emas Italia

Dalam daftar 34 pemain yang dipanggil Mancini, nama Davide Frattesi tentu menjadi sorotan. Gelandang berusia 27 tahun ini tampil impresif bersama klub barunya, Lazio, dengan mengemas tiga gol dari lima pertandingan awal Serie A musim ini. Pengalamannya yang telah mengoleksi 34 caps dan delapan gol bersama Italia menjadikannya figur penting di tengah gelombang pemain muda yang dipanggil.

Frattesi sendiri menyambut antusias kembalinya Mancini. Ia melihat adanya upaya serius dari sang pelatih untuk membangun kembali fondasi kejayaan Italia dengan mengandalkan darah segar. "Skuad baru ini dipenuhi pemain muda," ungkap Frattesi, seperti dikutip dari Football Italia. "Kami mulai membangun sesuatu yang bagus. Banyak dari mereka adalah wajah baru, dan tugas kamilah untuk membantu mereka beradaptasi, namun saya melihat adanya pemain-pemain berkualitas yang saya yakin akan sangat membantu kami." Tercatat, ada 11 pemain di bawah usia 23 tahun dalam skuad yang dipanggil Mancini kali ini, menunjukkan komitmen nyata terhadap regenerasi.

Tantangan di UEFA Nations League

Pertandingan-pertandingan di UEFA Nations League ini bukan sekadar ajang uji coba, melainkan panggung pembuktian awal bagi proyek regenerasi Mancini. Kualitas lawan yang dihadapi akan menjadi tolok ukur seberapa jauh potensi skuad muda Italia ini mampu bersaing di level tertinggi dan mengembalikan kebanggaan seragam biru.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar