SportsZam – Inter Milan tampil beringas dalam lanjutan Liga Italia musim 2026/2027. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (10/10/2026) malam WIB, skuad asuhan Nerazzurri sukses melumat Parma dengan skor telak 3-0 tanpa balas.
Kemenangan ini menjadi modal krusial bagi Inter untuk terus kokoh di puncak klasemen sementara, sekaligus mengirimkan pesan ancaman kepada para pesaingnya di papan atas.

Dominasi Total Nerazzurri Sejak Menit Awal
Sejak peluit pertama dibunyikan, Inter Milan langsung mengambil inisiatif serangan. Duet lini depan yang dipercayakan kepada Pio Esposito dan Marcus Thuram tampil sangat agresif. Peluang pertama muncul di menit ke-4 saat Federico Dimarco melepaskan tendangan voli hasil umpan Andy Diouf, meski masih bisa ditepis oleh kiper Parma, Edoardo Corvi.
Parma sebenarnya sempat memberikan perlawanan pada menit ke-8 melalui skema serangan balik yang diselesaikan oleh El Bilal Toure, namun tembakannya masih melenceng dari sasaran.
Badai Gol di Babak Pertama
Inter tidak butuh waktu lama untuk memecah kebuntuan. Pada menit ke-13, Petar Susic berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini bermula dari blunder fatal Mandela Keita yang gagal mengontrol umpan pendek dari kiper Corvi. Susic yang sigap langsung merebut bola dan melepaskan tembakan akurat ke pojok atas gawang.
Keunggulan 1-0 berubah menjadi 2-0 pada menit ke-17 setelah Inter mendapatkan hadiah penalti. Keputusan VAR mengonfirmasi bahwa Diego Carlos melakukan pelanggaran terhadap Pio Esposito di dalam kotak terlarang. Hakan Calhanoglu yang maju sebagai algojo dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kiri gawang, membuat Parma semakin tertekan.
Pesta gol Nerazzurri belum usai. Pada menit ke-31, Marcus Thuram melengkapi kemenangan Inter. Melalui kerja sama apik antara Mkhitaryan dan Esposito, Thuram menerima umpan terobosan matang dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper lawan.
Kontrol Pertandingan di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan Inter sedikit menurun karena mereka sudah unggul jauh. Meski sempat nyaris menambah gol melalui peluang Pio Esposito di menit ke-48, skor 3-0 tetap bertahan hingga laga usai.
Pelatih Inter melakukan beberapa rotasi pemain untuk menjaga kebugaran, termasuk memasukkan Lautaro Martinez dan Aleksandar Stankovic. Lautaro sempat mendapatkan peluang emas di menit ke-80, namun sepakan setengah volinya masih meleset dari gawang.
Klasemen Sementara Liga Italia
Hasil ini membawa dampak signifikan pada peta persaingan di klasemen Liga Italia 2026/2027.
| Posisi | Klub | Poin | Main |
|---|---|---|---|
| 1 | Inter Milan | 16 | 6 |
| 2 | AS Roma | 13 | 6 |
| 17 | Parma | 4 | 6 |
Susunan Pemain
Inter Milan:
Josep Martinez; Benjamin Pavard, Yann Bisseck, Carlos Augusto; Andy Diouf (Djed Spence 73′), Petar Sucic, Hakan Calhanoglu (Aleksandar Stankovic 61′), Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco (Luis Henrique 73′); Francesco Pio Esposito (Ange-Yoan Bonny 61′), Marcus Thuram (Lautaro Martinez 61′).
Parma:
Edoardo Corvi; Enrico Delprato, Diego Carlos, Mariano Troilo; Franco Carboni (Sascha Britschgi 78′), Mandela Keita, Vincent Sierro (Adrian Bernabe 62′), Emanuele Valeri; El Bilal Toure, Giovanni Fabbian (Simone Lontani 62′); Nesta Elphege (David Romero 62′).






































