SportsZam – Kisah bak dongeng menghiasi skuad terbaru Timnas Prancis. Esteban Lepaul, yang baru tiga tahun lalu masih berjibaku di kasta ketiga sepak bola Prancis, kini secara mengejutkan namanya tercantum dalam daftar pemain Les Bleus. Ia akan berbagi ruang ganti dengan deretan bintang top dunia, menandai sebuah perjalanan karier yang luar biasa dan inspiratif.
Era Baru Les Bleus di Bawah Komando Zidane

Perancis kini memasuki babak baru di bawah arahan legenda hidup, Zinedine Zidane, yang secara resmi mengambil alih kursi pelatih dari Didier Deschamps. Debut Zidane sebagai nakhoda Tim Ayam Jantan akan dimulai pada jeda internasional kali ini, menghadapi empat laga krusial di UEFA Nations League. Agenda padat menanti Prancis, dimulai dengan lawatan ke Turki pada 26 September dan Belgia pada 29 September, sebelum kemudian menjamu Italia pada 3 Oktober, dan kembali berhadapan dengan Belgia pada 6 Oktober.
Untuk menghadapi tantangan ini, Zidane telah memanggil 23 pemain terbaik. Di antara nama-nama yang dipanggil, kehadiran Esteban Lepaul menjadi sorotan utama dan kejutan terbesar. Penyerang tajam dari Rennes ini akan bersaing ketat dengan nama-nama besar di lini serang Prancis, termasuk Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, Bradley Barcola, hingga talenta muda Desire Doue. Keputusan Zidane memilih Lepaul juga berarti ia mengungguli nama-nama mapan seperti Marcus Thuram, Jean-Philippe Mateta, dan Randal Kolo Muani yang tidak dipanggil.
Dari Ligue 3 ke Puncak: Kisah Dongeng Esteban Lepaul
Perjalanan karier Lepaul menuju puncak sepak bola Prancis memang layak disebut sebagai kisah dongeng modern. Tiga tahun lalu, pada usia 26 tahun, ia masih berjuang di Ligue 3, sebuah divisi yang jauh dari gemerlap panggung internasional.
Lepaul adalah jebolan akademi Olympique Lyon, namun ia gagal menembus tim utama dan dilepas pada tahun 2020. Tanpa menyerah, ia memulai kembali dari bawah, merintis karier di klub-klub kasta rendah seperti Orléans dan Epinal. Musim 2023 menjadi titik balik penting baginya saat masih berseragam Epinal di Ligue 3. Penampilannya yang sangat produktif, dengan mencetak 19 gol dari 28 pertandingan, menarik perhatian klub Ligue 2, Angers, yang merekrutnya pada Januari 2024.
Kariernya kemudian melesat bak roket. Bakatnya tercium oleh klub Ligue 1, Rennes, yang memboyongnya pada musim panas 2025. Di musim 2025/2026, Lepaul langsung menjelma menjadi mesin gol dan sukses meraih gelar top skor Ligue 1 dengan koleksi 21 gol yang fantastis.
Meski berstatus top skor Ligue 1, Lepaul sempat tidak dilirik oleh pelatih sebelumnya, Didier Deschamps. Namun, Zidane memiliki pandangan berbeda. Pelatih legendaris ini tidak ingin menyia-nyiakan potensi besar yang dimiliki Lepaul, dan langsung memanggilnya untuk memperkuat Timnas Prancis.
Ambisi Sang Penyerang: Bukan Sekadar Mimpi
Bagi pria kelahiran Auxerre ini, panggilan ke Timnas Prancis adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Namun, Esteban Lepaul tidak ingin berhenti hanya sampai di sana. Ia bertekad untuk memberikan kontribusi nyata di lapangan dan membantu Tim Ayam Jantan meraih kemenangan.
"Bagaikan mimpi, namun saya ingin menjadi bagian penting dari pemusatan latihan ini. Tujuan utama saya adalah memenangkan keempat pertandingan sebagai sebuah tim," ujar Lepaul, seperti dikutip dari SportsZam, menunjukkan ambisi dan semangat juangnya yang membara.






































