SportsZam – Moh. Zaki Ubaidillah, atau yang akrab disapa Ubed, tidak hanya fokus mengasah kemampuan di atas lapangan bulu tangkis. Pemain tunggal putra berbakat Indonesia ini tengah menyiapkan sebuah proyek besar yang akan menjadi warisan (legacy) bagi dunia olahraga di tanah kelahirannya. Ubed tengah merampungkan pembangunan Gedung Olahraga (GOR) bulu tangkis bertajuk "Ubed Badminton" di Kabupaten Sampang, Madura.
Saat ini, progres pembangunan gedung tersebut sudah mencapai tahap akhir. Struktur bangunan utama dilaporkan telah berdiri kokoh, dan kini hanya tinggal menunggu tahap finalisasi berupa pemasangan karpet lapangan.

Ambisi Membesarkan Nama Madura Lewat Bulu Tangkis
Dalam keterangannya di Pelatnas PBSI, Cipayung, Ubed mengungkapkan bahwa ide pembangunan fasilitas olahraga ini muncul dari diskusi hangat bersama kedua orang tuanya. Meski tumbuh besar di Kudus, jiwa Madura dalam dirinya tetap kuat, sehingga ia memilih Sampang sebagai lokasi pusat pembinaan ini.
"Saya ingin mengangkat nama daerah asal saya. Saya orang Madura asli, jadi saya ingin memajukan daerah di sana," ujar juara dunia junior 2024 tersebut dengan penuh semangat.
Ubed tidak ingin sekadar membangun gedung. GOR Ubed Badminton dirancang sebagai pusat pengembangan atlet yang komprehensif. Berikut adalah detail rencana fasilitas yang akan dibangun:
Fasilitas dan Rencana Pengembangan Ubed Badminton
| Komponen Fasilitas | Keterangan |
|---|---|
| Jumlah Lapangan | 5 Lapangan Bulu Tangkis |
| Fasilitas Pendukung | Akademi Bulu Tangkis & Asrama Atlet |
| Target Peserta | Anak usia TK dan SD |
| Status Pendaftaran | Sudah terdaftar 30 calon atlet |
| Tim Kepelatihan | Ayah kandung & Mantan pelatih Pratama Surabaya |
Modal dari Prestasi dan Bonus Kejuaraan
Pembangunan fasilitas megah ini tidak datang begitu saja. Ubed memanfaatkan hasil jerih payahnya sebagai atlet profesional. Dana pembangunan bersumber dari bonus yang ia terima setelah menorehkan prestasi gemilang di ajang SEA Games serta tambahan dana dari bonus medali emas beregu putra pada Asian Games 2026.
Sebagai informasi, PBSI memberikan apresiasi besar berupa bonus sebesar Rp 2 miliar kepada tim beregu putra atas pencapaian luar biasa mereka. Dana inilah yang menjadi motor penggerak utama penyelesaian proyek ambisius ini.
Fokus Pembinaan Bibit Muda
Ubed menargetkan GOR ini dapat segera beroperasi secara penuh pada tahun ini, segera setelah pemasangan karpet lapangan selesai dilakukan. Fokus utamanya adalah mencari dan membina bibit-bibit unggul sejak usia dini.
"Motivasi saya ingin meramaikan olahraga ini di daerah. Saat ini sudah ada sekitar 30 anak yang mendaftar. Kami sedang mencari anak-anak usia TK dan SD untuk mulai dibina," tambah atlet muda yang kini tengah menjadi tumpuan masa depan tunggal putra Indonesia tersebut.
Dengan adanya akademi dan asrama, Ubed berharap Madura tidak hanya dikenal dengan kekayaan budayanya, tetapi juga menjadi lumbung atlet bulu tangkis kelas dunia di masa depan.






































