SportsZam – Arsenal harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas Atletico Madrid dalam leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB. Performa lini depan The Gunners menjadi sorotan utama, terutama efektivitas mereka di area sepertiga akhir lapangan.
Pertandingan yang diwarnai dua gol penalti ini memperlihatkan kesulitan Arsenal menembus pertahanan rapat Atletico. Viktor Gyokeres sempat membawa Arsenal unggul lewat titik putih di babak pertama, namun Julian Alvarez membalasnya di babak kedua, juga melalui penalti.

Statistik Mengecewakan Arsenal
Berdasarkan data UEFA, Arsenal hanya mampu melepaskan 10 tembakan sepanjang pertandingan, dengan hanya 2 yang tepat sasaran. Meskipun mencatatkan 45 umpan di area sepertiga akhir lapangan, minimnya tembakan tepat sasaran menunjukkan bahwa Arsenal kesulitan membongkar pertahanan solid Atletico.
Kritik Pedas dari Chris Sutton
Mantan pemain Chelsea, Chris Sutton, memberikan kritik tajam terhadap performa Arsenal di area pertahanan Atletico.
"Orang-orang bisa saja membicarakan performa Arsenal. Apakah mereka cukup bagus di sepertiga akhir lapangan? Sepertinya tidak," ujar Sutton kepada BBC. "Menurut saya Atleti tampil luar biasa di babak kedua dan layak mendapatkan sesuatu dari pertandingan ini," tambahnya.
Berikut adalah rangkuman statistik kunci pertandingan:
| Statistik | Arsenal | Atletico Madrid |
|---|---|---|
| Tembakan | 10 | 12 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 2 | 4 |
| Penguasaan Bola | 55% | 45% |
| Umpan di 1/3 Akhir | 45 | 38 |
Hasil imbang ini membuat Arsenal memiliki pekerjaan rumah besar untuk leg kedua di kandang sendiri. Mereka harus menemukan cara untuk meningkatkan efektivitas serangan dan membongkar pertahanan Atletico jika ingin melaju ke final Liga Champions.





