SportsZam – Antonio Ruediger tak gentar dengan kritik yang menghujani gaya bermainnya yang agresif. Bek Real Madrid ini justru menegaskan bahwa pendekatan tanpa kompromi itulah yang membawanya ke puncak karier.
Bukan Sekadar Kasar, Tapi Strategi

Sorotan tajam memang mengarah pada Ruediger usai insiden kontra Getafe awal bulan ini. Namun, pemain internasional Jerman ini punya pandangan berbeda. Baginya, ketegasan di lapangan adalah bagian tak terpisahkan dari seorang bek tangguh.
"Menjadi bek yang ‘nakal’ itu sudah ada dalam DNA-ku," ujar Ruediger kepada FAZ. "Jika Anda ingin menjadi spesialis duel satu lawan satu, Anda tidak bisa selalu bersikap manis."
Ruediger menambahkan, seorang bek harus mampu membuat penyerang lawan merasa bahwa mereka akan menghadapi hari yang berat. Intensitas dan komitmen adalah kunci, dan tanpa itu, ia merasa tidak akan menjadi pemain seperti sekarang.
Real Madrid Justru Tertarik
Lebih lanjut, Ruediger meyakini bahwa gaya bermainnya yang kerap dianggap "di atas batas" justru menjadi daya tarik bagi Real Madrid. Tanpa itu, ia tak yakin bisa meraih kesuksesan seperti sekarang.
"Mendesak sampai batasnya adalah yang membawaku ke Real Madrid," tegasnya. "Tanpa hal itu, aku tidak akan ada di sini, aku tidak akan memenangkan Liga Champions dua kali, dan aku tidak akan bermain di banyak pertandingan untuk negaraku."
Perjalanan Karier Antonio Ruediger
Berikut adalah perjalanan karier Antonio Ruediger dalam bentuk tabel:
| Klub | Tahun |
|---|---|
| AS Roma | 2015-2017 |
| Chelsea | 2017-2022 |
| Real Madrid | 2022-Sekarang |





