SportsZam – Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, bersiap menghadapi tantangan berat di babak 16 besar Swiss Open 2026. Mereka akan berhadapan dengan unggulan kedua asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian.
Kepastian ini didapat setelah Ana/Trias sukses melewati babak pertama dengan kemenangan meyakinkan atas pasangan Jepang, Hinata Suzuki/Nao Yamakita, dengan skor 21-16, 21-10. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi mereka untuk menghadapi laga berat berikutnya.

"Main Lepas" Jadi Kunci
Menjelang pertandingan melawan Jia/Zhang, Trias menegaskan bahwa ia dan Ana akan bermain tanpa beban. Mereka akan berusaha memberikan yang terbaik tanpa tertekan oleh status unggulan lawan.
"Lawan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian di 16 besar kami mau main nothing to lose. Untuk strategi, besok baru akan dibahas bersama Kak Karel (pelatih)," ujar Trias, menunjukkan kesiapan mereka dalam menghadapi lawan tangguh.
Persiapan Matang
Selain mempersiapkan strategi, Ana/Trias juga memanfaatkan waktu istirahat untuk memulihkan kondisi fisik. Mereka menyadari bahwa lawan yang dihadapi bukanlah lawan sembarangan. Jia Yi Fan adalah peraih medali emas Olimpiade Paris dan juara dunia empat kali, sebuah catatan yang menunjukkan kualitasnya sebagai pemain top dunia.
Catatan Pertemuan yang Kurang Menguntungkan
Rekor pertemuan menjadi pengingat akan beratnya laga ini. Ana, saat masih berpasangan dengan Amallia Cahaya Pratiwi, belum pernah menang atas Jia Yi Fan dalam tujuh pertemuan. Begitu pula dengan Trias, yang belum pernah meraih kemenangan dalam dua pertemuan melawan Jia Yi Fan saat berpasangan dengan Rachel Allessya Rose.
Berikut adalah rincian rekor pertemuan Ana/Trias dengan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian:
| Pemain Indonesia | Pemain China | Jumlah Pertemuan | Kemenangan Indonesia | Kemenangan China |
|---|---|---|---|---|
| Ana/Amallia Cahaya Pratiwi | Jia Yi Fan/Chen Qing Chen | 7 | 0 | 7 |
| Trias/Rachel Allessya Rose | Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian | 2 | 0 | 2 |
Optimisme Tetap Menyala
Meskipun rekor pertemuan tidak memihak, Ana memastikan bahwa timnya sudah menyiapkan diri sebaik mungkin untuk memberikan perlawanan maksimal. Mereka akan berusaha memanfaatkan setiap peluang dan memberikan kejutan bagi lawan.
"Pastinya dipakai untuk recovery yang maksimal, lalu ada latihan juga. Kami akan mempersiapkan yang terbaik," tegas Ana, menunjukkan semangat juang yang tinggi.
Dengan persiapan matang dan semangat pantang menyerah, Ana/Trias siap memberikan yang terbaik di Swiss Open 2026 dan mencoba meraih hasil positif melawan unggulan China.





