FIFA ‘Tampar’ FAM! Naturalisasi Palsu Hancurkan Harimau Malaya!

Santoso

Santoso

FIFA 'Tampar' FAM! Naturalisasi Palsu Hancurkan Harimau Malaya!

SportsZam – Sebuah skandal besar mengguncang Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) setelah Komite Investigasi Independen (IIC) merilis laporan mengejutkan. IIC menilai FAM telah bertindak teledor dan lalai dalam proses naturalisasi tujuh pemain asing, di mana dokumen-dokumen krusial yang diajukan ternyata tidak otentik. Temuan ini berujung pada sanksi berat dari FIFA yang menghantam sepak bola Negeri Jiran.

FIFA tak main-main, menjatuhkan vonis bersalah kepada FAM atas dugaan manipulasi dokumen tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Ketujuh pesepakbola yang kini berada di bawah bayang-bayang masalah serius tersebut adalah Gabriel Palermo, Rodrigo Holgado, Facundo Garces, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, Hector Hevel, dan Imanol Machuca.

FIFA 'Tampar' FAM! Naturalisasi Palsu Hancurkan Harimau Malaya!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sanksi Berat Menanti FAM dan Pemain

Konsekuensi dari kelalaian ini sangat memberatkan. FIFA menjatuhkan denda fantastis sebesar 350 ribu Swiss Franc, atau setara dengan Rp 7,3 miliar, kepada FAM. Tak hanya itu, hukuman FIFA juga menjalar ke Timnas Malaysia. Hasil tiga pertandingan uji coba Harimau Malaya yang melibatkan ketujuh pemain naturalisasi bermasalah itu resmi dibatalkan, dan Malaysia dinyatakan kalah 0-3 dalam setiap laga tersebut.

Lebih lanjut, nasib ketujuh pemain naturalisasi yang terlibat juga tak kalah pahit. Mereka dijatuhi larangan bermain selama 12 bulan, sebuah pukulan telak bagi karier mereka dan kekuatan skuad Harimau Malaya.

Investigasi Mendalam IIC Ungkap Kelemahan Sistematis

Menyikapi krisis ini, FAM segera membentuk Komite Investigasi Independen (IIC) untuk menyelidiki akar masalah ketujuh pemain naturalisasi Malaysia. Komite yang diketuai oleh eks Ketua Mahkamah Agung Malaysia, Tun Md Raus Sharif, akhirnya merilis hasil investigasinya pada Rabu, 17 Desember 2025.

Laporan setebal 58 halaman yang dikeluarkan IIC secara tegas menyatakan bahwa FAM harus bertanggung jawab penuh atas insiden memalukan ini. Investigasi menunjukkan adanya kelemahan serius dan sistematis dalam proses administrasi yang berkaitan dengan naturalisasi para pemain.

IIC menemukan bahwa sejumlah dokumen kunci yang menjadi dasar kelayakan para pemain tersebut ternyata tidak otentik dan minim bukti pendukung yang memadai. Ini mengindikasikan adanya celah besar dalam verifikasi dan pengawasan.

"Komite menyimpulkan bahwa kegagalan tata kelola yang sistematis di dalam FAM, termasuk proses verifikasi yang lemah, pengawasan agen yang tidak memadai, dan kontrol internal yang tidak efektif, telah memungkinkan pelanggaran ini terjadi," demikian bunyi kutipan dari laporan IIC yang diunggah oleh akun resmi FA Malaysia (@FAM_Malaysia) pada 17 Desember 2025.

Rekomendasi untuk Pemulihan Kredibilitas

Untuk memulihkan kredibilitas dan integritas operasional FAM, IIC mengeluarkan serangkaian rekomendasi penting:

  • Laporan Polisi: FAM disarankan untuk segera membuat laporan polisi terkait temuan dokumen tidak otentik.
  • Tindakan Disipliner Internal: FAM harus mengambil tindakan disipliner internal yang sesuai terhadap pihak-pihak yang terbukti lalai atau terlibat dalam pengawasan yang gagal.
  • Reformasi Struktural: Implementasi reformasi struktural yang direkomendasikan oleh IIC dianggap sangat penting untuk mencegah insiden serupa terulang di masa depan.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi FAM untuk membangun kembali kepercayaan publik dan memastikan bahwa proses naturalisasi di masa mendatang berjalan sesuai dengan standar integritas dan regulasi FIFA. Skandal ini menjadi pelajaran berharga bagi sepak bola Malaysia untuk berbenah diri secara menyeluruh.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar