SportsZam – Kabar gembira datang bagi para pecinta olahraga asah otak di tanah air. Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) secara resmi telah menyusun peta jalan besar untuk memajukan ekosistem catur nasional. Melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 yang digelar di Hotel Le Dian, Serang, Sabtu (24/10/2026), sebuah gebrakan besar diumumkan: peluncuran Liga Catur Nasional pada tahun 2027 mendatang.
Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan level kompetisi dan profesionalisme para pecatur di Indonesia, agar tidak hanya berpusat di Pulau Jawa, tetapi juga merata ke seluruh pelosok negeri.

Menuju Era Baru Profesionalisme Catur Indonesia
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan dari 32 Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi tersebut, fokus utama pembahasan adalah menciptakan kompetisi yang berkelanjutan. Ketua Umum PB Percasi, Agustiar Sabran, menginstruksikan pembentukan liga sebagai wadah pembinaan atlet yang lebih intensif.
Pemimpin Sidang Rakernas, Pandapotan Sinaga, menyatakan bahwa suasana rapat berlangsung sangat positif dan produktif. Menurutnya, Rakernas ini menjadi fondasi penting dalam menyambut agenda besar olahraga nasional di masa depan.
"Rakernas kali ini berjalan kondusif dan penuh keakraban. Kami berhasil merumuskan sejumlah keputusan krusial, terutama untuk mematangkan persiapan menghadapi PON dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas)," ungkap Pandapotan dalam keterangan resminya.
Skema Liga Catur Nasional 2027
Rencana pembentukan liga ini tidak dilakukan secara instan. PB Percasi akan memulai dengan fase awal yang terukur sebelum akhirnya berkembang menjadi kompetisi yang lebih kompleks. Berikut adalah gambaran rencana pengembangan liga tersebut:
| Tahapan Kompetisi | Target Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Peluncuran Awal | April 2027 | Dimulai dengan satu divisi kompetisi. |
| Pengembangan Liga | Pasca Tahap Awal | Transformasi menjadi Liga Pratama dan Liga Utama. |
| Tujuan Utama | Berkelanjutan | Mendorong lahirnya klub-klub catur di berbagai daerah. |
Sekretaris Rakernas, Nanang Pujalaksana, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang menyerap aspirasi dari seluruh Pengprov. Konsep awal liga telah dipaparkan untuk mendapatkan masukan teknis agar regulasi yang dihasilkan nantinya benar-benar matang dan minim kendala saat implementasi.
Persiapan Matang Menuju PON 2028
Selain fokus pada liga, PB Percasi juga memberikan perhatian serius pada persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Salah satu terobosan yang disepakati adalah penerapan sistem prakualifikasi PON berbasis zona. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan pemerataan kesempatan bagi pecatur berbakat dari berbagai wilayah agar bisa bersaing di level tertinggi.
Sebagai bagian dari rangkaian agenda penguatan organisasi, PB Percasi juga telah menetapkan jadwal penting berikutnya:
- Tuan Rumah Kejurnas Catur 2027: Jakarta.
- Tuan Rumah Rakernas Tahun Depan: Jakarta.
Dengan adanya rencana Liga Catur Nasional dan sistem kualifikasi yang lebih inklusif, diharapkan wajah catur Indonesia akan semakin kompetitif di kancah internasional serta mampu melahirkan talenta-talenta emas baru dari berbagai penjuru nusantara.






































