SportsZam – Pertandingan Liga Champions menyuguhkan drama paling gila musim ini saat Real Madrid berhasil membalikkan keadaan secara dramatis saat bertandang ke markas AS Roma. Dalam laga yang penuh dengan pasang surut emosi, Los Blancos menunjukkan mentalitas juara dengan membalikkan skor tertinggal 1-3 menjadi kemenangan tipis 4-3 di menit-menit krusial.
Roma Mengamuk di Awal Pertandingan

AS Roma tampil sangat menekan sejak peluit pertama dibunyikan. Tuan rumah langsung mengincar gawang Thibaut Courtois melalui pergerakan agresif Paulo Dybala dan Mario Hermoso. Tekanan intens Roma akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20.
Marten de Roon menjadi pembuka keunggulan bagi tim berjuluk Giallorossi tersebut. Berawal dari aksi tekel bersih Dybala yang memutus serangan lawan, bola dialirkan melalui Donyell Malen kepada Niccolo Pisilli, hingga akhirnya Matias Soule memberikan umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh De Roon.
Namun, Madrid tidak tinggal diam. Hanya berselang lima menit, Kylian Mbappe menunjukkan kelasnya. Memanfaatkan duel udara yang dimenangkan Yan Diomande, Mbappe melepaskan tembakan keras dari area depan kotak penalti yang menghujam sudut atas gawang Roma, mengubah skor menjadi 1-1.
Dominasi Roma dan Kebangkitan Madrid
Memasuki babak kedua, Roma justru tampil lebih beringas. Donyell Malen menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol beruntun. Gol keduanya pada menit ke-57 sempat memicu kontroversi karena dugaan offside, namun setelah melalui peninjauan VAR yang panjang, gol tersebut dinyatakan sah. Skor pun berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Roma.
Saat laga tampak akan berakhir dengan kemenangan tuan rumah, Real Madrid melakukan perubahan taktik yang cerdas. Pemain pengganti mulai menunjukkan taringnya.
Momen Kebangkitan Los Blancos
Carlos Espi menjadi pemantik api perlawanan Madrid. Pada menit ke-84, ia berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Pierluigi Gollini terhadap sundulan Endrick.
Tak butuh waktu lama bagi Madrid untuk menyamakan kedudukan. Melalui skema sepak pojok, pemain muda Endrick berhasil menyundul bola masuk ke gawang Roma, membawa skor menjadi imbang 3-3. Puncak drama terjadi di menit ke-90, saat Antonio Ruediger muncul sebagai pahlawan. Umpan lambung akurat dari Arda Guler berhasil disambut dengan sontekan tenang oleh Ruediger, memastikan kemenangan dramatis bagi tim asuhan Carlo Ancelotti.
Statistik Susunan Pemain
| Tim | Pemain Utama | Pemain Pengganti |
|---|---|---|
| AS Roma | Golini, Wesley Franca, Mancini, Ndicka, Hermoso, Molina, De Roon, Kone, Soule, Dybala, Malen | Balerdi, Koulierakis, Pisilli, Pellegrini, Rodrigo Mora |
| Real Madrid | Courtois, Cucurella, Ruediger, Konate, Dumfries, Tchouameni, Valverde, Vinicius Jr, Bellingham, Diomande, Mbappe | Carreras, Arda Guler, Bernardo Silva, Endrick, Carlos Espi |






































