SportsZam – Nasib malang menimpa Erling Haaland saat membela Timnas Norwegia dalam laga lanjutan UEFA Nations League di Estadio do Dragao, Senin (5/10/2026) dini hari WIB. Striker andalan Manchester City tersebut terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal saat Norwegia harus menyerah 1-2 dari tuan rumah Portugal.
Kondisi fisik Haaland yang tampak menurun menjadi sorotan utama. Alih-alih menyelesaikan laga hingga peluit panjang, penyerang haus gol ini justru terlihat terpincang-pincang dan memberikan sinyal kepada bangku cadangan bahwa dirinya tidak sanggup melanjutkan duel.

Alasan di Balik Pergantian Haaland
Pelatih Norwegia, Stale Solbakken, akhirnya buka suara mengenai alasan di balik keputusan menarik keluar sang bintang pada menit ke-67. Meski sempat memicu tanda tanya di kalangan penggemar, Solbakken menegaskan bahwa pergantian pemain tersebut merupakan bagian dari strategi manajemen beban kerja pemain.
Menurut Solbakken, jadwal padat yang dijalani Haaland menjadi faktor utama kelelahan fisik yang dialaminya.
Jadwal Padat Jadi Musuh Utama
"Dalam pertandingan hari ini, dia memberikan performa 60 menit yang sangat bagus," ungkap Solbakken kepada Dagbladet. Ia menjelaskan bahwa intensitas pertandingan yang tinggi telah menguras tenaga Haaland.
Solbakken merinci bahwa Haaland telah dipaksa bermain penuh selama 90 menit dalam dua laga beruntun melawan Denmark dan laga pertama melawan Portugal. "Dia sudah merasa lelah saat menghadapi Wales. Itulah alasan mengapa kami melakukan diskusi mendalam pada hari Sabtu lalu," tambahnya.
| Pertandingan | Status Pemain | Keterangan |
|---|---|---|
| vs Denmark | Starter (90 Menit) | Intensitas Tinggi |
| vs Portugal (1) | Starter (90 Menit) | Intensitas Tinggi |
| vs Wales | Starter | Mulai Kelelahan |
| vs Portugal (2) | Starter (60 Menit) | Ditarik karena Kelelahan |
Menghindari Risiko Cedera Lebih Lanjut
Keputusan untuk menarik Haaland bukan tanpa pertimbangan matang. Tim pelatih sempat mendiskusikan kemungkinan agar Haaland tetap bermain di 45 menit terakhir, namun sang pemain sendiri yang merasa kondisinya tidak memungkinkan.
"Dia memiliki firasat dan perasaan yang sangat buruk terkait kondisi fisiknya. Kami tidak ingin dia mengalami cedera seperti saat bermain di Piala Liga sebelumnya," tegas Solbakken.
Meski Norwegia harus menelan kekalahan tipis, Solbakken mengaku tetap puas dengan kontribusi Haaland yang mampu menjaga performa tetap stabil selama satu jam pertama pertandingan. Langkah preventif ini diambil demi menjaga kebugaran sang striker agar tetap siap tempur di kompetisi klub bersama Manchester City.






































