SportsZam – Paris Saint-Germain, raksasa Ligue 1, memulai musim 2026/2027 dengan terseok-seok. Kekalahan mengejutkan dari AS Monaco di Parc des Princes menjadi puncak dari serangkaian hasil minor, namun pelatih Luis Enrique justru menunjukkan reaksi yang tenang, bahkan cenderung filosofis, di tengah badai kritik yang mulai menerpa.
Awal Musim Penuh Drama: PSG Gagal Raih Kemenangan Perdana

Juara bertahan Ligue 1 itu kembali menelan pil pahit. Dalam laga pekan keempat yang digelar Sabtu (6/9/2026) dini hari WIB, PSG harus mengakui keunggulan tim tamu, AS Monaco, dengan skor tipis 1-2 di kandang sendiri. Hasil ini memperpanjang daftar panjang kesulitan Les Parisiens di awal kompetisi, membuat para penggemar bertanya-tanya ada apa dengan tim kesayangan mereka.
Sebelumnya, skuad yang dihuni bintang-bintang seperti Ousmane Dembele ini juga gagal meraih poin penuh. Mereka ditahan imbang 2-2 oleh Rennes dan Lille, menunjukkan bahwa inkonsistensi telah menjadi momok yang menghantui klub ibu kota Prancis tersebut sejak peluit awal musim dibunyikan. Tiga pertandingan tanpa kemenangan, dua di antaranya di kandang, jelas bukan awal yang diharapkan dari tim bertabur bintang ini.
Analisis Enrique: Mentalitas dan Statistik yang Menipu
Usai pertandingan yang berakhir mengecewakan, Luis Enrique mencoba meredakan ketegangan. Dengan nada yang cukup santai, ia mengungkapkan kepuasannya terhadap performa tim, meskipun hasil akhir tidak berpihak pada mereka. "Saya puas dengan apa yang saya lihat. Ini masih awal musim. Kami belum berada dalam performa terbaik, tapi kami pantas memenangkan pertandingan ini," ujar Enrique, seperti dikutip dari ESPN.
Mantan pelatih Barcelona itu menambahkan sentuhan dramatis pada pernyataannya, menyiratkan bahwa nasib buruk sedang menaungi timnya. "Begitulah sepak bola, olahraga ini memang sialan. Saya melihat banyak hal positif. Angka xG (expected goals) berpihak pada kami," katanya, mengisyaratkan bahwa keberuntungan belum memihak timnya. Ia juga menyoroti aspek mentalitas sebagai kunci utama yang perlu diperbaiki. "Bagaimana saya menjelaskannya? Sepak bola terkadang memang tak bisa dijelaskan. Saya ingin menyoroti mentalitas para pemain."
Performa PSG di Awal Ligue 1 2026/2027
Berikut adalah ringkasan performa Paris Saint-Germain di tiga laga awal Ligue 1 2026/2027:
| Pertandingan | Hasil | Poin yang Diraih |
|---|---|---|
| vs Rennes | Imbang (2-2) | 1 |
| vs Lille | Imbang (2-2) | 1 |
| vs AS Monaco | Kalah (1-2) | 0 |
| Total (3 Laga) | 2 |
Posisi di Klasemen: Alarm Merah untuk Sang Juara Bertahan
Rentetan hasil buruk ini menempatkan Paris Saint-Germain dalam posisi yang tidak biasa di papan klasemen. Pasukan Enrique kini tercecer di peringkat 12, hanya mengumpulkan 2 poin dari 3 pertandingan yang telah dilakoni. Sebuah posisi yang tentu saja jauh dari ekspektasi bagi tim sekelas PSG yang selalu menjadi kandidat kuat juara.
Meski demikian, Enrique tetap optimis dan melihat ke depan. "Ini akan menjadi kejuaraan yang seru. Kami harus mempersiapkan diri untuk ke depannya," pungkasnya, menandakan bahwa perjuangan PSG untuk kembali ke jalur juara baru saja dimulai dan tantangan mental akan menjadi ujian utama mereka di sisa musim ini. Pertanyaan besar kini adalah, mampukah Enrique membangkitkan mentalitas juara timnya dan membawa PSG kembali ke puncak klasemen? Hanya waktu yang akan menjawab.






































