Trio Striker Rp 5,6 T Swedia Tak Berkutik di Hadapan Jepang

Santoso

Santoso

Trio Striker Rp 5,6 T Swedia Tak Berkutik di Hadapan Jepang

SportsZam – Timnas Jepang berhasil menunjukkan ketangguhan mereka dengan menahan imbang Timnas Swedia dalam laga lanjutan Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung sengit ini menjadi sorotan utama, terutama karena lini serang Swedia yang bertabur bintang dengan nilai fantastis, justru dibuat tak berdaya oleh solidnya pertahanan Samurai Biru. Hasil imbang 1-1 ini di Stadion Dallas, Jumat (26/6/2026) dini hari WIB, menyisakan banyak pertanyaan tentang efektivitas trisula maut Blagult.

Pertarungan antara dua kekuatan sepak bola ini berlangsung alot sejak peluit kick-off dibunyikan. Kedua tim saling jual beli serangan, namun disiplinnya lini belakang masing-masing kubu membuat babak pertama berakhir tanpa gol. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-56, ketika Daizen Maeda berhasil menggetarkan jala gawang Swedia, membawa Jepang unggul lebih dulu dan memicu sorakan riuh dari para pendukung.

Trio Striker Rp 5,6 T Swedia Tak Berkutik di Hadapan Jepang
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, keunggulan Jepang tidak bertahan lama. Hanya berselang enam menit, Anthony Elanga menunjukkan kelasnya dengan melepaskan tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper Jepang, mengubah kedudukan menjadi 1-1. Gol ini menjadi satu-satunya kontribusi berarti dari lini depan Swedia yang sangat dielu-elukan.

Daya Gedor Mahal Swedia yang Tumpul

Lini depan Swedia memang menjadi perbincangan hangat sebelum laga ini. Mereka dihuni oleh tiga penyerang dengan nilai pasar yang sangat tinggi, menjadikannya salah satu trisula termahal di turnamen. Alexander Isak, juru gedor utama, memiliki nilai transfer mencapai £125 juta. Kemudian ada Viktor Gyokeres dengan banderol £63,5 juta, serta Anthony Elanga yang dihargai £55 juta.

Jika ditotal, ketiga pemain ini memiliki nilai gabungan di atas £240 juta, atau setara dengan Rp 5,6 triliun. Angka yang fantastis untuk sebuah lini serang. Namun, dalam pertandingan krusial melawan Jepang, investasi besar ini tampaknya belum membuahkan hasil yang sepadan.

Berikut adalah rincian nilai transfer ketiga penyerang Swedia:

Pemain Posisi Nilai Transfer (GBP) Nilai Transfer (IDR)
Alexander Isak Striker £125 Juta Rp 2,9 Triliun
Viktor Gyokeres Striker £63,5 Juta Rp 1,48 Triliun
Anthony Elanga Striker £55 Juta Rp 1,28 Triliun
Total £243,5 Juta Rp 5,66 Triliun

Catatan: Konversi nilai mata uang dapat bervariasi.

Kritik Pedas dari Mantan Gelandang Skotlandia

Performa lini depan Swedia yang kurang menggigit ini tak luput dari perhatian para pengamat sepak bola. Mantan gelandang Skotlandia, Scott Brown, secara blak-blakan menilai bahwa dampak yang diberikan oleh trio mahal Swedia ini jauh kalah dibandingkan dengan tiga penyerang Jepang.

"Anda melihat lini depan Swedia yang bernilai £240 juta. Mereka tidak memberikan pengaruh dalam pertandingan sebanyak trio lini depan Jepang," kata Brown seperti dikutip oleh BBC. Penilaian ini didukung oleh data statistik dari Whoscored yang menunjukkan bahwa Alexander Isak dan Anthony Elanga masing-masing hanya mencatatkan dua shot on target. Sementara itu, Viktor Gyokeres bahkan tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

Brown menambahkan, "Anda bisa melihat pada lini depan Jepang, ada kombinasi tembakan dan kemauan untuk menusuk ke belakang lini pertahanan. Saya tidak begitu melihat hal itu pada trio lini depan Swedia." Meskipun Elanga berhasil mencetak gol penyama kedudukan, kritik Brown tetap relevan mengingat ekspektasi tinggi yang disematkan pada trisula Blagult tersebut. Pertahanan Jepang yang rapat dan agresivitas lini serang mereka berhasil meredam daya gedor Swedia yang berharga triliunan rupiah.

Pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bagi Swedia bahwa nilai transfer tinggi tidak selalu menjamin dominasi di lapangan, terutama saat menghadapi tim yang memiliki organisasi pertahanan dan semangat juang tinggi seperti Jepang.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar