SportsZam – Old Trafford kembali menjadi saksi bisu sebuah drama yang menguras emosi. Manchester United, di bawah arahan pelatih Ruben Amorim, berhasil memetik kemenangan tipis 1-0 atas Newcastle United dalam laga Boxing Day Liga Inggris. Kemenangan ini terasa pahit sekaligus manis, mengingat performa Setan Merah yang jauh dari kata dominan, namun sukses mengamankan tiga poin berharga. Amorim sendiri, alih-alih mengeluh, justru menunjukkan kepuasan atas perjuangan dan determinasi anak asuhnya.
Drama di Old Trafford: Gol Tunggal dan Pertahanan Baja

Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (27/12/2025) dini hari WIB di markas kebanggaan United, Old Trafford, menyajikan taktik baru dari Amorim. Untuk pertama kalinya, ia menerapkan formasi empat bek, sebuah perubahan signifikan yang turut menempatkan Patrick Dorgu di posisi sayap. Strategi ini terbukti jitu di babak pertama. Dorgu, pemain muda asal Denmark, menjadi pahlawan dengan memecah kebuntuan di menit ke-24 melalui tendangan voli akurat yang bersarang di sudut kiri gawang The Magpies.
Namun, skenario berubah drastis setelah jeda. Manchester United justru tertekan hebat. Newcastle United mengambil alih kendali permainan, mendominasi penguasaan bola, dan melancarkan setidaknya 13 tembakan ke arah gawang di paruh kedua. Ironisnya, hanya dua di antaranya yang tepat sasaran. Akurasi tembakan yang buruk dari tim tamu, ditambah dengan disiplin pertahanan Setan Merah yang kokoh, membuat lini serang Newcastle frustrasi. Benteng pertahanan United berhasil menjaga gawang mereka tetap perawan hingga peluit panjang dibunyikan. Ini adalah clean sheet kedua mereka sejak kemenangan 2-0 atas Sunderland pada Oktober lalu, sebuah indikasi positif dari solidnya lini belakang di bawah tekanan.
Pengakuan Jujur Sang Pelatih: Prioritaskan Kemenangan
Ruben Amorim, pelatih asal Portugal, tak sungkan mengakui kesulitan yang dihadapi timnya. Dalam wawancara pasca-pertandingan dengan Sky Sports, ia menyoroti semangat juang para pemainnya. "Kami harus berjuang keras bersama-sama di stadion ini. Ini benar-benar pertandingan yang sulit bagi kami," ujar Amorim.
Ia melanjutkan dengan analisis jujur tentang jalannya laga: "Kami bermain cukup baik di babak pertama, namun di babak kedua, kami lebih banyak bertahan dan mencoba menciptakan sesuatu melalui serangan balik dengan Cunha. Kami memang memiliki beberapa peluang dalam transisi."
Yang menarik, Amorim justru merasa puas dengan hasil ini, meskipun performa timnya kurang meyakinkan. "Ini adalah kemenangan yang bagus, tetapi saya sudah mengalami banyak pertandingan di sini di mana kami bermain bagus tetapi tidak mendapatkan tiga poin. Hari ini justru sebaliknya," tegasnya, menunjukkan bahwa terkadang, tiga poin lebih berharga daripada permainan indah yang tanpa hasil. Filosofi pragmatis ini tampaknya mulai tertanam dalam skuad Setan Merah, mengutamakan efektivitas di atas estetika.
Lompatan di Klasemen dan Tantangan Berikutnya
Kemenangan tipis ini membawa Manchester United merangkak naik di tabel klasemen sementara Liga Inggris. Mereka kini menduduki peringkat kelima dengan koleksi 29 poin, sebuah lompatan signifikan yang menjaga asa mereka untuk bersaing di papan atas dan zona Eropa.
Perjalanan Setan Merah di tahun 2025 akan ditutup dengan laga kandang lainnya. Mereka dijadwalkan menjamu Wolverhampton Wanderers pada Rabu (31/12) pukul 03.15 WIB. Pertandingan ini akan menjadi ujian berikutnya bagi konsistensi dan adaptasi taktik Amorim, sekaligus kesempatan untuk menutup tahun dengan catatan manis di hadapan para pendukungnya.
Tabel Informasi Tim dan Jadwal
| Detail | Keterangan |
|---|---|
| Posisi Liga Inggris | 5 |
| Total Poin | 29 |
| Laga Berikutnya | vs Wolverhampton |
| Tanggal | 31 Desember 2025 |
| Waktu (WIB) | 03.15 |
| Stadion | Old Trafford |





