SportsZam – Gemuruh Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sudah mulai terasa, dan Timnas basket putra Indonesia siap menyambut tantangan raksasa. Tergabung dalam ‘grup neraka’ bersama kekuatan-kekuatan basket Asia, semangat juang skuad Garuda tak sedikit pun luntur. Optimisme tinggi bahkan dilontarkan oleh Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, yang yakin tim ini bisa membawa pulang medali.
Tantangan Berat di Aichi-Nagoya 2026

Skuad Garuda akan menghadapi ujian sesungguhnya di Jepang. Mereka tergabung dalam Grup C yang dijuluki ‘grup neraka’, berhadapan dengan tuan rumah Jepang, raksasa basket Asia Korea Selatan, dan tim kuat Arab Saudi. Sebuah undian yang menantang, namun kehadiran Indonesia di ajang empat tahunan ini sendiri adalah sebuah anugerah.
Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), Budi Djiwandono, mengungkapkan bahwa partisipasi timnas putra merupakan berkah dari terbukanya slot kualifikasi yang sebelumnya tak terduga. Saat mengunjungi sesi latihan terakhir di Jakarta Selatan, Budi Djiwandono tak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga menekankan pentingnya mental juara.
"Perjuangan ini tidak akan mudah, lawan-lawan yang dihadapi adalah tim-tim elite Asia," ujar Budi, Sabtu (5/9/2026). "Namun, saya percaya kombinasi pengalaman atlet senior dengan talenta muda berbakat akan menjadi kekuatan kita untuk bersaing."
Ia juga menambahkan, "Kami hadir bukan hanya untuk melihat, tetapi juga memberikan semangat. Kami yakin. Tadi kami juga menitipkan kepada pelatih dan para atlet untuk memberikan yang terbaik. Kami ingin mereka berkompetisi sebagus-bagusnya. Kita doakan mereka bisa memberikan hasil yang terbaik."
Keyakinan CdM: Medali Bukan Sekadar Mimpi
Optimisme tak hanya datang dari jajaran Perbasi. CdM Todotua Pasaribu, yang telah memantau persiapan tim ini beberapa kali, menunjukkan keyakinan yang luar biasa. Ia bahkan menargetkan medali. "Sebagai bagian dari keluarga besar Perbasi, saya sendiri punya keyakinan bahwa tim ini bisa membawa pulang medali nanti," tegas Todotua.
Timnas basket putra akan menjadi rombongan pertama kontingen Indonesia yang bertolak ke Jepang, dijadwalkan terbang pada Senin (7/9) dan langsung memulai perjuangan mereka di lapangan pada 10 September. Todotua berharap performa apik tim basket bisa menjadi "endorsement positif" bagi kontingen Merah Putih secara keseluruhan.
"Harapannya, tim basket kita ini bisa menjadi endorsement yang positif. Jadi, ketika nanti pembukaan, kita yakin dan percaya tim basket kita sudah bisa memberikan yang terbaik, sehingga pada saat pembukaan Asian Games pun kita sudah punya kabar yang baik," jelasnya.
Todotua juga memastikan dukungan penuh akan diberikan setibanya di Athlete Village. "Persiapan di sana, mereka nanti akan masuk ke kompleks Athlete Village sebagai persiapan. Kami dari CDM juga akan memberikan dukungan dan backup. Pada saat mereka masuk, official team dari CDM juga sudah akan stand by," pungkasnya, menunjukkan komitmen penuh terhadap perjuangan timnas basket di panggung Asia.






































